logo


Soal Bergabung dengan Jokowi, Gerindra: Hanya Atas Dasar Kepentingan Bangsa

Sodik menegaskan bahwa jika pihaknya melakukan rekonsiliasi bukan karena kepentingan kekuasaan

24 Juni 2019 09:24 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid. Jitunews/Latiko Aldilla DIrga

Sodik menegaskan bahwa jika pihaknya melakukan rekonsiliasi bukan karena kepentingan kekuasaan.

"Jika terjadi rekonsiliasi, bukan untuk kepentingan praktis pembagian kekuasaaan. Apalagi pembagian kursi kabinet. Tapi untuk kepentingan penyelesaian masalah funadamen bangsa seperti penegakan kembali keadilan dalam berbangsa dan bernegara. Penegakan kembali demokrasi langkah-langkah penegakan kembali kedaulatan RI di mata negara dan bangsa lain. Membangun kemakmuran rakyat yang sungguh-sungguh bukan hanya manipulasi dan pencitraan. Menjauhkan lagi gaya pemerintahan yang optoriter," jelas Sodik.

Sebelumnya, Faldo mengunggah video bertajuk 'Prabowo (Mungkin Gabung Jokowi' di YouTube. Faldo menilai bergabungnya Prabowo dengan pemerintahan Jokowi bukanlah hal buruk.


Mempersilakan Gerindra Masuk 01, Demokrat Bilang, "Kami Tak Akan Bully"

"So, mungkin nggak yang 12% gabung sama Jokowi? Gue nggak bilang sih, kalau Gerindra gabung ke Jokowi itu buruk. Itu realistis. Itu pilihan bagi parpol, berada dalam lingkaran kekuasaan tentu lebih baik," kata Faldo dalam videonya, Minggu (23/6).

Sebut Sidang Sengketa Pilpres Sebagai Politik Kentut, Politisi Gerindra Bilang, "Kita Merasakan Baunya"

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata