logo


Mempersilakan Gerindra Masuk 01, Demokrat Bilang, "Kami Tak Akan Bully"

Awalnya, Pius menulis di laman Twitternya (10/6) menyebut tawaran posisi akan lebih banyak jika Gerindra berbalik arah bergabung dengan pemerintahan.

24 Juni 2019 06:12 WIB

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Biro Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan politisi Partai Gerindra Pius Lustrilanang yang menyindir koalisi parpol pendukung Prabowo-Sandi tengah cari muka ke Jokowi.

Awalnya, Pius menulis di laman Twitternya (10/6) menyebut tawaran posisi akan lebih banyak jika Gerindra berbalik arah bergabung dengan pemerintahan.

Baca Juga: Disebut Bakal Jadi Menteri Jokowi, Adian Napitupulu Malah Bilang, "Saya Masih Pengen Dampingi Rakyat"


Soal Materi Pelatihan Saksi Jokowi-Ma'ruf, Demokrat: Wajar 01 Menang

Nama SBY Disinggung dalam Sidang MK, Demokrat Keberataan, "Sama Sekali Tidak...."

"Buat partai koalisi 02 yang sekarang cari muka ke 01, ketahuilah pemimpin koalisi 02 adalah Gerindra. Kalau Gerindra memutuskan untuk berbalik arah juga, tawaran posisi pasti akan lebih banyak. Sistem demokrasi perlu kedisiplinan. Menang berkuasa, kalah oposisi. Itu baru betul," tulis Pius.

Menjawab hal tersebut, Ferdinand malah mempersilahkan Gerindra untuk bergabung ke pemerintahan dan pihaknya berjanji tidak akan memprotesnya.

"Silahkan kalau @Gerindra mau gabung ke 01, kami tak akan protes apalagi bully Gerindra. Tapi bang Pius juga tak punya hak mengatur langkah politik partai manapun. Inilah demokrasi," balasnya.

Minta Menkeu Hati-hati, Demokrat: Pak Jokowi Bisa Jatuh

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata