logo


Ini Prioritas Penggunaan Anggaran KESDM di Tahun 2020

Pagu indikatif Kementerian ESDM tahun 2020 senilai Rp 9,67 triliun

21 Juni 2019 22:36 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, saat Rapat Kerja dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung Nusantara I, Kamis (20/6).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, saat Rapat Kerja dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung Nusantara I, Kamis (20/6). KESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengungkapkan bahwa pada tahun 2020 pagu indikatif Kementerian ESDM meningkat hampir 2 kali lipat dibandingkan tahun ini.

"Pagu indikatif Kementerian ESDM tahun 2020 senilai Rp 9,67 triliun, ini berkat usaha dan kerja keras semua Anggota Komisi VII DPR RI," ujarnya, dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung Nusantara I, kemarin.

Jonan menyampaikan, pada tahun 2020 Kementerian ESDM memiliki prioritas penggunaan anggaran yang mayoritas akan digunakan untuk kepentingan rakyat luas, yaitu pembangunan sambungan jaringan gas (jargas) rumah tangga sebanyak 293.000 sambungan, yang meningkat hingga 3 kali lipat dibandingkan pada tahun 2019 ke belakang.


Revisi PP Tak Direspon Jokowi, Jonan: Kami Sudah Mengajukan 8 Bulan Lalu…

"Pembangunan jargas rumah tangga untuk mengurangi impor LPG, biasanya setiap tahun kita hanya bangun itu 80.000 hingga 90.000 sambungan rumah sampai 2019," imbuhnya.

Selanjutnya, Jonan menyebut, konverter kit (konkit) dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke gas untuk nelayan dan petani sebanyak 50.000 paket konkit, meningkat 2 kali lipat dibandingkan tahun 2019, serta konversi minyak tanah menjadi LPG sejumlah 522.000 paket.

RAPBN 2020: Volume Minyak Solar Subsidi Diusulkan Naik Jadi 16,14 Juta KL

Halaman: 
Penulis : Riana