logo


Ahli IT KPU Disebut Tak Bisa Bantah Kecurangan, Kubu 02: Padahal Sebenarnya yang Kami Kejar Adalah…

Menurut tim hukum 02, ahli yang dihadirkan KPU, yakni Marsudi Wahyu Kisworo, hanya menjelaskan bahwa dia adalah sosok yang mendesain sistem informasi perhitungan suara atau situng.

21 Juni 2019 12:43 WIB

Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi dalam sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (HPU) Presiden dan Wakil Presiden di Mahkamah Konstitusi (MK), Iwan Satriawan, menilai, saksi ahli yang dihadirkan oleh KPU sebagai termohon dalam sidang ketiga hari ini tidak mampu membantah kecurangan yang terjadi dalam Pilpres 2019.

Menurutnya, ahli yang dihadirkan KPU, yakni Marsudi Wahyu Kisworo, hanya menjelaskan bahwa dia adalah sosok yang mendesain sistem informasi perhitungan suara atau situng.

Marsudi, kata Iwan, juga mengaku tidak bertanggu jawab atas sistem situng yang dibuatnya. Telebih dalam hal keamanan sistem tersebut, yang justru menjadi masalah utama yang ingin diketahui pihak pemohon.


Soal Materi Pelatihan Saksi Jokowi-Ma'ruf, Demokrat: Wajar 01 Menang

"Padahal, sebenarnya yang kami kejar adalah apakah sistem informasi yang di dalamnya ada situng itu yang digunakan oleh KPU untuk menginformasikan kepada publik tentang perolehan suara yang kemarin ramai itu sistemnya itu aman. Sehingga, tidak ada kemungkinan diintervensi oleh faktor eksternal," kata Iwan usai sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (20/6).

Jubir BPN: Kesaksian Saksi Ahli KPU Memperkuat Adanya Kecurangan Secara Sistematik, Terutama di…

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana