logo


Bedah Buku Karya Dr. Widodo Sigit Pudjianto: Pendekatan Baru Perencanaan Pembangunan Daerah

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Widodo Sigit Pudjianto juga meluncurkan Law Firm WSP

20 Juni 2019 16:09 WIB

Acara bedah buku \'Pendekatan Baru Perencanaan Pembangunan Daerah\' karya Dr. Widodo Sigit Pudjianto, SH., MH atau yang kerap disapa Pak Sigit, di Cafe Ruang Tengah, Sarinah, Jakarta, Kamis (20/6).
Acara bedah buku 'Pendekatan Baru Perencanaan Pembangunan Daerah' karya Dr. Widodo Sigit Pudjianto, SH., MH atau yang kerap disapa Pak Sigit, di Cafe Ruang Tengah, Sarinah, Jakarta, Kamis (20/6). ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengabdian pada bangsa dan negara tidak dibatasi oleh umur maupun pekerjaan. ‘Adagium the old soldier never die’ melekat pada Dr. Widodo Sigit Pudjianto, SH., MH atau yang kerap disapa Pak Sigit.

“Kami mencintai Republik ini. Pekerjaan dan pelayanan dalam dunia pemerintahan boleh usai. Namun, kecintaan untuk mengabdi pada nusa bangsa tak akan pernah pudar bahkan bertambah," kata Dr. Widodo Sigit, saat kegiatan Bedah Buku di Cafe Ruang Tengah, Sarinah, Jakarta, Kamis (20/6).

Hal ini yang mendorong penulis untuk mewariskan karyanya buku ‘Pendekatan Baru Perencanaan Pembangunan Daerah’. Penulisan buku ini bertujuan untuk memberikan wawasan pengetahuan sehingga jalannya roda pemerintahan daerah bertambah baik dan sesuai dengan peraturan hukum yang ada.


Melihat Sisi Lain Negeri K-Pop Lewat Buku Fotografi 'South'

"Buku ini hadir sebagai koreksi atas pelaksanaan perencanaan yang selama ini secara sistematis tidak sesuai, yang pada akhirnya akan menghasilkan program-program kerja yang tidak sinkron dan sesuai serta tidak berkesinambungan. Tidak terbatas pada mengkoreksi, tetapi buku ini juga menghadirkan pendekatan baru dalam perencanaan," katanya.

Sebagai informasi, bedah buku 'Pendekatan Baru Perencanaan Pembangunan Daerah' ini menghadirkan beberapa pembahas seperti Dr. J. Kristiadi (CSIS) dan Dr. Robert Endi Jaweng (Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah), serta dipandu oleh moderator, Peri Farouk.

Penilaian yang sama juga disampaikan oleh Dr. Hadi Prabowo, MM, selaku Sekretaris Jenderal Kemendagri yang hadir membuka kegiatan ini.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Widodo Sigit Pudjianto juga meluncurkan Law Firm WSP yang nantinya diharapkan dapat menjadi partner strategik bagi Pemerintah Daerah dan investor dalam berinvestasi termasuk penyelesaian sengketa jika terjadi.

Selain itu, lahirnya Law Firm ini juga didasari atas kegalauan penulis terhadap pemda yang seringkali ‘kalah’ dalam sengketa perdata di pengadilan sehingga aset pemda menjadi semakin berkurang.

“Diharapkan, pemanfaatan dan pengelolaan aset daerah dapat terjadi sesuai ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku serta bagi pelaksana (ASN) dapat terlindungi dalam menjalankan tugasnya,” tuturnya.

"Dan, dalam jangka panjang, jika ini dilakukan secara konsisten berdampak pada peningkatan investasi dan kesejahteraan masyarakat di daerah. Harapan yang mulia, untuk itu kami berharap dengan hadirnya buku-buku dan karya-karya selanjutnya sebagai salah satu bukti konstribusi nyata untuk NKRI," pungkasnya.

Di Bedah Buku UI, Prabowo Tunjukkan Novel yang Sebut Indonesia Bubar 2030

Halaman: 
Penulis : Riana