logo


Demokrat: Persidangan Ini Hanya Menyidangkan Perasaan dari 02, Bukan Menyidangkan Fakta

Ferdinand menyebut tim Prabowo-Sandi tidak akan bisa menghadirkan bukti yang diminta hakim MK karena hal itu hanyalah asumsi

19 Juni 2019 15:11 WIB

Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta waktu ketika Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Enny Nurbaningsih, meminta bukti DPT invalid 17,5 juta yang dikatakan oleh saksi Prabowo-Sandi, Agus Maksum.

Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menyebut tim Prabowo-Sandi tidak akan bisa membuktikannya, karena hal itu adalah asumsi.

"Tidak akan bisa dibuktikan karena itu asumsi..!!" ujar Ferdinand lewat akun Twitternya, Rabu (19/6).


Saksi Kubu 02 Mengaku Diancam, Demokrat: Bukan Ancaman untuk Menjadi Saksi Persidangan

"Mau menang di MK, tapi kualitas saksi cuma seperti Agus Maksum, ya mimpi..!!" cuit @FerdinandHaean2.

Menurut Ferdinand, persidangan sengketa Pilpres 2019 ini hanya menyidangkan perasaan dari kubu 02 bukan fakta.

Rocky Gerung Buka Suara Soal Sidang Sengketa Pilpres, "Apa Efeknya...."

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata