logo


Sebut Ada Prajurit TNI yang Terpengaruh Paham Radikalisme, Menhan Bilang, "Saya Sangat Prihatin"

"Kita mengimbau supaya mereka menepati sumpah prajurit"

19 Juni 2019 14:25 WIB

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan ada beberapa prajurit TNI yang terpengaruh dengan paham radikalisme karena dipengaruhi kelompok anti Pancasila.

"Saya sangat prihatin, dengan hasil pengamatan yang dilakukan Kementerian Pertahanan baru-baru ini, tentang Pancasila. Pancasila itu kan perekat negara kesatuan ini. Rusaknya Pancasila, rusaknya persatuan kita. Hilangnya Pancasila, berarti hilangnya negara ini," kata Ryamizard di acara Halal Bihalal TNI di GOR Ahmad Yani, Jakarta (19/6).

Baca Juga: Sarankan Proses Pemilu Kembali ke Tahun 1999, Andi Arief: Pemilu Itu Simpel


Fahri: Saya Setuju dengan Pak Ryamizard, Janganlah Antara TNI dan Polri Itu…

Akui Dapat Ancaman, Saksi Prabowo-Sandi Ogah Mengungkap, "Kalau Saya Sebut Nanti Berkaitan..."

Adapun ia menambahkan ada sekitar 3 persen yang terpapar paham radikalisme ini.

"Kurang lebih 3 persen, ada TNI yang terpengaruh radikalisme," sambungnya.

Ia meminta kepada para prajurit yang terpapar radikalisme ini kembali mengingat dan berpegang pada sumpah prajurit yang telah diucapkannya.

Ditawari Jadi Sekjen PSSI, Ini Jawaban Mengejutkan Menantu Jokowi

"Kita mengimbau supaya mereka menepati sumpah prajurit, menyatakan setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila. Sumpah, tidak boleh main-main dengan sumpah," pungkasnya.

Dapat Surat dari Kivlan Zen, Ini Penjelasan Menhan Ryamizard, "Saya Akan Panggil..."

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata