logo


Saksi Kubu 02 Mengaku Diancam, Demokrat: Bukan Ancaman untuk Menjadi Saksi Persidangan

Maksum mengatakan bahwa dirinya mendapatkan ancaman sekitar bulan April 2019 lalu

19 Juni 2019 14:03 WIB

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Saksi fakta Tim Hukum Prabowo Subianto-sandiaga Uno, Agus Muhammad Maksum, mengaku pernah mendapatkan ancaman pembunuhan. Hal tersebut disampaikan maksum dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Maksum mengatakan bahwa dirinya mendapatkan ancaman sekitar bulan April 2019 lalu.

Hal tersebut mendapat tanggapan dari Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Menurut Ferdinand, ancaman yang terjadi pada bulan April bukanlah ancaman untuk menjadi saksi persidangan di MK.


Sebut Jokowi Menang di MK, Demokrat: Kenapa sih Kalian Marah

"Ancamannya April, berarti kalaupun itu benar ada, maka ancamannya bukan ancaman untuk menjadi saksi di persidangan MK," ujar Ferdinand yang disampaikan lewat akun Twitternya @FerdinandHaean2, Rabu (19/6).

Akui Dapat Ancaman, Saksi Prabowo-Sandi Ogah Mengungkap, "Kalau Saya Sebut Nanti Berkaitan..."

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata