logo


KNPK ke Kemenkes: Gak Semua Iklan Rokok di Internet Melanggar, Masa Main Larang dan Blokir!

KNPK meminta Kemenkes jangan bersifat eksesif dengan melarang-larang iklan rokok di internet

19 Juni 2019 11:11 WIB

Ilustrasi Larangan Merokok
Ilustrasi Larangan Merokok ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) menilai langkah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memblokir iklan rokok di internet bersifat eksesif dan tidak didasari pemahaman yang baik mengenai peraturan iklan rokok.

“Bu Nila Moeloek seharusnya terlebih dahulu meninjau Peraturan Pemerintah No 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan, sebab di sana terdapat aturan main yang detail mengenai iklan atau promosi rokok,” tutur koordinator KNPK, Azami Mohammad, di Jakarta, Selasa (18/6).

Apalagi, menurut Azami, di dalam PP 109 Tahun 2012 Pasal 27 sampai Pasal 40 telah mengatur sangat detail mulai dari aturan hingga sanksi mengenai iklan atau promosi rokok di media teknologi informasi atau internet.


Kemenkes Desak Kemkominfo Blokir Iklan Rokok di Internet

“Semua sudah ada aturannya, jadi Kemenkes tidak boleh asal meminta kepada Kominfo untuk melakukan pemblokiran terhadap iklan rokok yang beredar di internet,” cetus Azami.

Lebih jauh, KNPK menilai bahwa aturan yang ada mengenai iklan atau promosi rokok sudah cukup ketat. Di sisi lain, KNPK turut mendukung penegakan aturan yang sudah ada tersebut.

“Kami mendukung kebijakan pemerintah mengenai Industri Hasil Tembakau (IHT) yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Jika ada yang melanggar aturan silakan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Azami kemudian meminta, Kemenkes jangan bersifat eksesif dengan melarang-larang iklan rokok di internet. Pasalnya, hal tersebut dapat menimbulkan kegaduhan bagi iklim industri di Indonesia.

“Kan gak semuanya iklan rokok di internet melanggar aturan, masa main larang dan blokir, ini kan jadi tidak sesuai dengan spirit revolusi industri 4.0,” tuntasnya.

Polemik Ikan Rokok di Internet, Menkominfo: Itu Tidak Bisa Multi Interpretasi

Halaman: 
Penulis : Riana