logo


Sengketa Pilpres Bergulir di MK, Bupati dan Tokoh Ciamis Imbau Jangan Ada Anarki

Bupati Ciamis juga mengimbau masyarakat untuk tidak perlu berangkat ke Jakarta dalam rangka sengketa Pilpres.

18 Juni 2019 11:52 WIB

Ilustrasi gedung Mahkamah Konstitusi.
Ilustrasi gedung Mahkamah Konstitusi. Istimewa

CIAMIS, JITUNEWS.COM - Penolakan aksi anarkis terus digaungkan oleh segenap komponen masyarakat hingga Pemerintah Kabupaten Ciamis, terkait sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang kini bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Bupati Ciamis, H. Hidayat Sunarya, mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Ciamis untuk tidak terprovokasi dengan berbagai hal yang belum jelas kebenarannya.

"Mari kita wujudkan perdamaian dengan tidak mudah menyebar berita hoax dan tidak mudah terprovokasi sehingga menyebabkan situasi jadi kurang kondusif," tegasnya saat dihubungi, belum lama ini.


Hormati Sidang MK, Pejabat Ciamis Sepakat Tolak Kerusuhan

Bupati juga mengimbau masyarakat Kabupaten Ciamis untuk tidak perlu berangkat ke Jakarta dalam rangka sengketa Pilpres.

"Kita percayakan pada pihak-pihak yang berwenang," tambahnya.

Ungkapan serupa disampaikan Ketua MUI kabupaten Ciamis, KH Ahmad Hidayat.

"Kami menolak aksi anarkis dan mengajak masyarakat menjaga kondusifitas di Kabupaten Ciamis serta jangan mudah terprovokasi oleh pihak manapun," terang Ahmad Hidayat.

Sengketa Pilpres 2019, Tokoh Agama dan Pemuda Sepakat Tolak Aksi Anarkis

Halaman: 
Penulis : Riana