logo


Huawei Diprediksi Merugi Hingga Tahun 2020

Ini adalah akibat dari perang dagang anatara Cina dan Amerika.

17 Juni 2019 21:37 WIB

Huawei Logo
Huawei Logo Techincludes.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pendiri dan CEO Huawei Technologies Co Ltd, Ren Zhengfei mengatakan dampak dari larangan AS terhadap perusahaan Huawei lebih parah dari yang diharapkan. Dilansir dari Reuters (17/6), Ren Zhengfei juga memperkirakan bahwa pendapatan perusahaan akan turun menjadi sekitar USD100 miliar pada tahun ini dan tahun 2020 mendatang.

Ini menjadi pertama kalinya Huawei mengkuantifikasi dampak tindakan AS terhadap perusahaannya. Ini juga menjadi penilaian yang kurang baik dari Ren setelah berminggu-minggu menentang berkomentar. Ren juga menyebutkan bahwa Huawei tidak menyangka bahwa tekad AS untuk "memecahkan" perusahaan akan begitu kuat dan begitu menjalar.

Mengingat AS telah memasukkan Huawei ke daftar hitam yang secara efektif melarang perusahaan-perusahaan Amerika melakukan bisnis dengan perusahaan Cina, karena menganggap produk Huawei dapat memungkinkan Cina memata-matai komunikasi AS.


Bocoran Terbaru Huawei Nova 5 Terungkap, Punya Kamera Depan 32 MP

Kemudian larangan tersebut telah memaksa perusahaan, termasuk Google Alphabet Inc dan perancang chip ARM asal Inggris untuk membatasi atau menghentikan hubungan mereka dengan Huawei.

Ren juga memperkirakan bahwa pengiriman smartphone internasional Huawei akan turun sebanyak 40 persen. Sebelumnya Bloomberg telah melaporkan bahwa Huawei akan mengalami penurunan 40 persen hingga 60 persen dalam pengiriman smartphone internasional.

Ren juga menambahkan bagaimana pun Huawei tidak akan memangkas pengeluaran penelitian dan pengembangan, meskipun diperkirakan akan mempengaruhi keuangan perusahaan dan tidak akan melakukan PHK skala besar.

Dipastikan Hadir di Indonesia, Ini Daftar Harga Realme X

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu