logo


Jika MK Menangkan Jokowi, BPN Bilang, "Secara Brutal..."

"Calon petahana boleh dan legal membayar..."

16 Juni 2019 13:48 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Sodik Mudjahid mengatakan jika Mahkamah Konstitusi (MK) tetap memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 berarti curang merupakan legal.

"Jika MK masih memenangkan 01, maka dalam pemilu yang ada capres/cagub/cabup/cawalkot petahana, akan legal, dan boleh secara brutal berbuat curang," kata Sodik yang diwartakan Kumparan.com (16/6).

Baca Juga: KPU Keluhkan Sulit Dapat Tiket Pesawat di Depan Hakim MK, Fahri Hamzah: Gak Masuk Akal


BPN Persoalkan Kenaikan Gaji PNS ke MK, TKN Jawab, "Semata-mata untuk Tingkatkan Kesejahteraan Mereka"

Dikritik Yusril, BW Membalas, "Sementara Dia Tidak Bisa Counter Ratusan Argumen Kami"

Jika hal tersebut benar terjadi, ia mengatakan petahana bisa melakukan beberapa hal yang penting petahana menang, termasuk membayar dan menekan KPU serta Bawaslu untuk memenangkan mereka, bisa mempermainkan DPT, jumlah TPS hingga memanfaatkan ASN.

"Calon petahana boleh dan legal membayar dan menekan KPU Bawaslu untuk kepentingan kemenangan yang bersangkutan. Boleh dan legal bersama KPU memainkan jumlah DPT," sambungnya.

Maka dari itu, ia tetap meminta masyarakat untuk mengawal persidangan MK dengan tertib dan damai.

BPN Persoalkan Kenaikan Gaji PNS ke MK, TKN Jawab, "Semata-mata untuk Tingkatkan Kesejahteraan Mereka"

"Mari kita kawal terus persidangan MK dengan cara yang damai dan tertib. Mari kita tambahkan terus doa semoga Allah, Tuhan pemilik hati dan jiwa manusia, membuka pikiran dan hati para hakim MK untuk membela dan menegakkan keadilan dan kejujuran, untuk masa depan rakyat Indonesia yang lebih beradab dalam berbangsa dan bernegara," pungkasnya.

Dikritik Yusril, BW Membalas, "Sementara Dia Tidak Bisa Counter Ratusan Argumen Kami"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata