logo


Profesor Tim Lindsey Kecewa, TKN: Asal Saja Menyampaikan Argumentasi...

Pendapat Tim Lindsey dikutip oleh Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Uno.

16 Juni 2019 07:30 WIB

Ade Irfan Pulungan
Ade Irfan Pulungan kompas

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada hari Sabtu (15/6), Profesor Tim Lindsey memprotes tindakan Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mengutip pendapatnya secara kurang tepat.

Guru Besar Hukum University of Melbourne Australia itu juga kecewa karena dirinya tidak pernah diajak berdiskusi terlebih dahulu.

Baca juga: Berikut 4 Alasan Mengapa Kaido Sulit Untuk Dilukai!


Wow! Inilah Daftar Kandidat Pilpres 2004-2019 Mulai dari yang Paling Panjang Namanya!

Menanggapi hal tersebut, Direktur Hukum dan Advokasi TKN Ade Irfan Pulungan mengaku paham apa yang dirasakan Lindsey.

"Pihak BPN 02 itu terlalu bersemangat mengambil pendapat yang tidak terkonfirmasi kepada yang bersangkutan, sehingga mereka merasa keberatan terhadap pendapat mereka yang disampaikan dalam permohonan pemohon," kata Ade Irfan Pulungan seperti dilansir detik.com, Sabtu (15/6).

Ade juga mengaku bahwa tindakan semacam itu menunjukkan kurangnya etika.

"Ini menandakan kuasa hukum 02 asal saja menyampaikan argumentasi dan tidak mempertimbangkan etika," tambah Ade.

Oleh karena itu, pihaknya menyarankan Tim Hukum Prabowo-Sandi untuk segera menyampaikan permohonan maaf.

"Mengakui, menyatakan itu kekeliruan dan menyampaikan permohonan maaf secara tertulis atau men-delete pernyataannya di permohonan pemohon dan menyatakan mereka bersalah," pungkasnya.

Diprotes Prof Australia soal Kutipan, BPN Sebut 'Bumbu' Nggak Penting

Halaman: 
Penulis : De Sukmono