logo


Perang Dagang Cina dan AS Mulai Berimbas ke Israel

Senat AS mengingatkan Israel untuk tidak mengizinkan China mengelola pelabuhan Haifa.

15 Juni 2019 12:13 WIB

Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. timesofisrael.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Konflik perdagangan antara Amerika Serikat dengan Cina berimbas ke Israel sebagai sekutu kuat AS di Timur Tengah.

Dalam RUU anggaran militer terbarunya, Senat AS mengingatkan Israel untuk tidak mengizinkan China mengelola pelabuhan Haifa, yang telah lama menjadi dermaga bagi Armada Keenam AS dan tempat latihan gabungan Amerika-Israel.

RUU itu secara khusus menyorot tentang perusahaan China, Shanghai International Port Group yang telah menandatangani kesepakatan dengan Haifa. Dalam kesepakatan itu, perusahaan China tersebut akan mengoperasikan pelabuhan di Haifa selama 25 tahun, yang akan dimulai pada tahun 2021 mendatang.


Real Count KPU Sabtu Pagi, 3 Provinsi Ini Sudah 100% Hasilnya...

"Amerika Serikat memiliki minat terhadap kehadiran kapal-kapal Angkatan Laut Amerika Serikat di pelabuhan Haifa di Israel di masa depan, tetapi AS punya kekhawatiran keamanan serius sehubungan dengan pengaturan penyewaan pelabuhan Haifa," demikian isi Rancangan Undang-Undang (RUU) Otorisasi Pertahanan Nasional 2020 seperti dilansir media Haaretz, Sabtu (15/6/2019).

Senat AS juga menyerukan Israel untuk "mempertimbangkan implikasi keamanan atas investasi asing di Israel". Draf RUU tersebut memang tidak secara detail menyebut China, namun diketahui bahwa Israel telah memberikan sejumlah kontrak infrastruktur penting ke perusahaan-perusahaan China.

RUU ini diajukan pada Kamis (13/6) waktu setempat oleh Komisi Dinas Bersenjata Senat dan diperkirakan akan disetujui oleh Senat.

Di masa lalu, urusan dengan China juga telah berdampak bagi Israel. Selama pemerintahan mantan Presiden AS George W. Bush, dialog strategis antara AS dan Israel sempat dihentikan selama tiga tahun. Dialog kembali dilanjutkan setelah pemerintah Israel setuju untuk mengizinkan AS meninjau setiap penjualan militer Israel ke China.

Usai Sidang MK, Sandiaga Uno Berdoa," Semoga Allah..."

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu