logo


Tim Hukum Kubu 02: Lawan Prabowo-Sandi Bukan Hanya Joko Widodo Sebagai Capres Paslon 01, Tapi…

Tim hukum kubu 02 menilai bahwa terdapat sejumlah kejanggalan dan kecurangan yang terjadi pada Pemilihan Presiden 2019 lalu.

14 Juni 2019 19:40 WIB

Tim hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandi, Denny Indrayana.
Tim hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandi, Denny Indrayana. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tim hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandi, menilai bahwa terdapat sejumlah kejanggalan dan kecurangan yang terjadi pada Pemilihan Presiden 2019 lalu.

Tim hukum 02, Denny Indrayana, mengungkapkan bahwa kejanggalan tersebut salah satunya adalah ketidaksetaraan kesempatan di antara kontestan Pilpres 2019.

Dia menjelaskan, ketidaksetaraan kesempatan itu terjadi lantaran yang dihadapi oleh Prabowo-Sandi bukan hanya Jokowi-Amin sebagai kandidat, melainkan Jokowi yang juga sebagai presiden.


Jika Tidak Mau Kalah dari Ma'ruf Amin, Prabowo Harus Lakukan...

"Dalam praktiknya, terjadi penyimpangan secara mendasar karena yang dihadapi paslon 02 bukan hanya Joko Widodo sebagai capres paslon 01 tapi pada kenyataannya adalah Joko Widodo sebagai presiden petahana dengan segala fasilitas negara yang melekat kepadanya," ujar Denny, di sidang perdana sengketa Pilpres 2019 yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (14/5).

Dengan demikian, sambung Denny, ketidaksetaraan ini menyebabkan penyalahgunaan atau administrasi sumber daya dan memberikan keuntungan yang tidak semestinya bagi partai politik dan kandidat yang berkusa menghadai para penantang mereka sehingga mempengaruhi kesetaraan proses Pemilu.

Usai Sidang MK, Sandiaga Uno Berdoa," Semoga Allah..."

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana