logo


BPN Persoalkan Kenaikan Gaji PNS ke MK, TKN Jawab, "Semata-mata untuk Tingkatkan Kesejahteraan Mereka"

"Apa yang dilakukan Pemerintahan Jokowi merupakan upaya menyejahterakan mereka"

14 Juni 2019 18:53 WIB

Politisi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily
Politisi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily menanggapi gugatan Tim Hukum Prabowo-Sandi yang mempersoalkan kenaikan gaji PNS, pensiunan, TNI-Polri di dalam persidangan sengketa pilpres di MK (14/6).

Ace mengatakan kenaikan gaji PNS serta TNI-Polri merupakan upaya pemerintahan Jokowi untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Menurut pengakuannnya, PNS dan TNI-Polri lama belum mengalami kenaikan gaji.

Baca Juga: Mengaku Pesimis, Ferdinand: Dalil yang Disampaikan Pengacara Prabowo-Sandi Sangat Lemah


Singgung Kenaikan Gaji PNS di Sidang MK, BW Bilang, "Menguntungkan Paslon 01"

Sidang Perdana Sengketa Pilpres, HNW Serukan, "Yuk Perbanyak Salawat dan Kaji Surah AlKahfi"

"Apa yang dilakukan Pemerintahan Jokowi merupakan upaya menyejahterakan mereka. Selama pemerintahan Jokowi, PNS & TNI-Polri tidak mengalami kenaikan gaji mereka kecuali di akhir pemerintahan Jokowi ini," kata Ace kepada wartawan (14/6).

Ia juga mengingatkan bahwa TNI dan Polri tidak memiliki hak suara di Pemilu. Dan ia menegaskan, kenaikan gaji tersebut bukan kepentingan elekterola tetapi semata-mata untuk kepentingan kesejahteraan mereka.

"Penting untuk diketahui TNI-Polri itu tidak memiliki hak suara dalam Pemilu. Soal kenaikan gaji TNI/Polri ini bukan untuk kepentingan elektoral, tetapi semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," pungkasnya.

 

Sebut Kuasa Hukum 02 Gamang, Ruhut Bilang, "Prabowo-Sandi Diberi Harapan Mimpi di Siang Bolong"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata