logo


Bersihkan Sampah di Sekitar Gedung MK, Relawan: Kita Ingin Aksi Ini Tidak Seperti Aksi yang Dilakukan Pihak Sebelah

Inisiatif membersihkan sampah juga untuk mengindari tudingan buruk terhadap aksi damai dan tertib tersebut.

14 Juni 2019 17:22 WIB

Ibu Malik (53), salah satu massa aksi dari Semarang berinisiatif ikut membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6)
Ibu Malik (53), salah satu massa aksi dari Semarang berinisiatif ikut membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6) Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Aksi unjuk rasa meminta Mahkamah Konsitusi berani berbuat adil di sidang sengketa Pilpres 2019 telah usai. Aksi ditutup dengan doa bersama di kawasan Bunderan Patung Kuda, Jakarta, Jumat (14/6).

Dari pantauan Jitunews.com, tempat yang menjadi lokasi berlangsungnya aksi unjuk rasa tampak bersih. Sampah-sampah tersebut telah dikumpulkan ke dalam kantong sampah dan menunggu diangkut truk sampah dinas kebersihan.

Kumpulan sampah-sampah itu merupakan hasil dari inisiatif beberapa massa aksi yang membersihkan sampah berserankan kedalam kantong sampah yang dibawanya.


Tidak Terima Prabowo-Sandi Dituduh Tak Hargai MK, BW Bilang, "Bukan Tidak Menghargai...."

Ibu Malik (53), adalah salah satu massa aksi dari Semarang yang berinisiatif ikut membersihkan sampah-sampah yang berserakan tersebut

“Inisiatif sendiri untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan. Bersih itu adalah bagian dari iman,” ujarnya kepada Jitunews.com.

Selain itu, inisiatif membersihkan sampah juga untuk mengindari tudingan buruk terhadap aksi damai dan tertib tersebut.

“Kita ingin aksi ini tidak meninggalkan sampah seperti aksi-aksi yang dilakukan oleh pihak sebelah. Tidak hanya di GBK, acara Jokowi di Simpang Lima semarang juga meninggalkan banyak sampah,” pungkasnya.

Singgung Kenaikan Gaji PNS di Sidang MK, BW Bilang, "Menguntungkan Paslon 01"

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana