logo


Fauka Jadi Tersangka Kerusuhan 22 Mei, Andi Arief Bilang, "Harus Dibela Jika...."

"Jika terbukti maka harus minta maaf pada partai-partai koalisi dan rakyat"

13 Juni 2019 19:55 WIB

Andi Arief
Andi Arief Twitter @AndiArief_

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat Andi Arief menanggapi munculnya nama Letkol (Purn) Fauka Noor Farid yang menjadi tersangka dalam kerusuhan aksi 22 Mei lalu.

Dengan terseratnya nama Fauka, ia meminta Gerindra untuk melakukan pemeriksaan internal di partainya. Hal ini mengingat Fauka merupakan Ketua Bidang Pendayagunaan Aparatur Partai Gerindra.

Baca Juga: Jelang Sidang Perdana Sengketa Pilpres, BPN BIlang, "Ini Menyangkut Hak dan Suara Masyarakat"


Kapolri: Kami Tak Pernah Sebut Kivlan Zen Sebagai Dalang Kerusuhan

Soal Jabatan Ma'ruf di Perbankan, Andi Arief Sindir BPN, "Sebetulnya Otak dan Pikiran Terbuat dari Apa?"

"Tadi saya ditanya soal kemungkinan keterlibatan Fauka dalam kerusuhan 21-22 Mei. Pertama, harus ada pemeriksaan internal yang pasti mekanismenya ada di partai. Jika tidak terbukti keterlibatan Fauka, maka harus dibela," tulis Andi Arief di laman Twitternya (12/6).

"Jika terbukti harus diperiksa apakah memang ada keterkaitan dengan partai atau sikap individu. Harus dijelaskan motifnya baik ada keterlibatan atau sikap individu," sambungnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan jika Fauka terbukti bersalah, ia harus meminta maaf kepada partai koalisi dan rakyat. "Jika terbukti maka harus minta maaf pada partai-partai koalisi dan rakyat. Karena itu sungguh membahayakan demokrasi dan 02," pungkasnya.

Soal Jabatan Ma'ruf di Perbankan, Andi Arief Sindir BPN, "Sebetulnya Otak dan Pikiran Terbuat dari Apa?"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata