logo


Jelang Sidang Perdana Sengketa Pilpres, BPN Bilang, "Ini Menyangkut Hak dan Suara Masyarakat"

"Pak Prabowo dan Pak Sandi juga besok tidak hadir"

13 Juni 2019 19:42 WIB

Ketua Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Ketua Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang perdana sengketa Pilpres 2019 untuk memutuskan menerima atau tidak laporan yang diajukan tim hukum pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sidang tersebut akan dilaksanakan pada hari Jumat  (14/6/2019)

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan gugatan yang diajukan bukan hanya soal Prabowo-Sandi melainkan keinginan publik khususnya para pendukung yang merasa adanya kecurangan dalam proses Pilpres 2019.

Baca Juga: Soal Jabatan Ma'ruf di Perbankan, Andi Arief Sindir BPN, "Sebetulnya Otak dan Pikiran Terbuat dari Apa?"


Data Kemenangan Prabowo Berubah-ubah, TKN: Kayak Tebak Skor

BPN Persoalkan Jabatan Ma'ruf di Perbankan ke MK, Pakar Hukum Bilang, "Dapat Kita Pastikan Ini....".

"Ini menyangkut hak dan suara masyarakat yang dicurangi didasarkan bukti-bukti yang valid, jadi kami menegaskan gugatan sengketa di MK bukan hanya soal Prabowo-Sandi melainkan untuk demokrasi yang sehat," kata Dahnil di Jakarta, Kamis (13/6).

Dahnil menegaskan, proses yang ditempuh Prabowo-Sandi sangat konstitusional dalam negara demokrasi. Ia menekankan, sebagai seorang tokoh dan negarawan, Prabowo tidak akan melakukan langkah-langkah inkonstitusional.

"Pak Prabowo dan Pak Sandi sangat mematuhi hukum, makanya jalur yang ditempuh jalur yang sesuai hukum," tegasnya.

Dikenal Pemakan Buah Iblis Zoan, Kaido Kerjasama dengan Doflamingo

Dalam hal ini, dia meminta kepada seluruh pendukung Prabowo-Sandi untuk tidak mendatangi Gedung MK selama sidang sengketa Pilpres 2019 berlangsung, meskipun ingin mendukung secara langsung.

"Pak Prabowo dan Pak Sandi juga besok tidak hadir dan akan diwakili tim hukum. Pak Prabowo juga sudah mengimbau secara langsung kepada seluruh pendukung agar Sami'na Wa Atho'na untuk mendengarkan beliau tidak mendatangi ke MK," tukasnya.

BPN Persoalkan Jabatan Ma'ruf di Perbankan ke MK, Pakar Hukum Bilang, "Dapat Kita Pastikan Ini....".

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata