logo


Soal Jabatan Ma'ruf di Perbankan, Andi Arief Sindir BPN, "Sebetulnya Otak dan Pikiran Terbuat dari Apa?"

"Seolah Pak Prabowo menuntut dengan segala cara untuk menang"

13 Juni 2019 19:36 WIB

Andi Arief
Andi Arief Twitter @andi_arief

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat Andi Arief juga ikut angkat bicara soal gugatan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang mempersoalkan jabatan Ma'ruf Amin di Bank Mandiri Syariah dan BNI Syariah.

Andi Arief justru menyindir BPN yang seharusnya menunjukkan bukti kemenangan bukan malah mempersoalkan status Ma'ruf Amin di dua bank syariah tersebut. Bahkan, ia mempertanyakan pikiran koalisinya tersebut terbuat dari apa.

Baca Juga: BPN Persoalkan Jabatan Ma'ruf di Perbankan ke MK, Pakar Hukum Bilang, "Dapat Kita Pastikan Ini....".


Muncul Isu Ahok Jadi Ketua Tim Ibu Kota Baru, Demokrat: Masa Mantan Napi yang Mimpin

Dikenal Pemakan Buah Iblis Zoan, Kaido Kerjasama dengan Doflamingo

"Sebetulnya mengapa bangsa ini harus terbelah, harus ada kampanye, mengapa harus ada kerusuhan dan upaya pembunuhan mencurigai Ibu Ani sakit sebagai pura-pura, harus memaki AHY sebagai pengkhianat, kalau pada akhirnya di ujung pertarungan hanya mempermasalahkan status BUMN," tulis Andi Arief di laman Twitternya (13/6).

"Sebetulnya otak dan pikiran itu terbuat dari apa?" tanyanya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa harus ada yang berani bicara pahit kepada Prabowo. Hal ini dikarenakan jika terjadi kesalahan informasi bisa menjadi negatif.

"Seolah Pak Prabowo menuntut dengan segala cara untuk menang. Tuit-tuit saya mungkin tidak menyanjung, tapi mudah2an dalam suasana tenang layak dipikirkan," pungkasnya.

BPN Persoalkan Jabatan Ma'ruf di Perbankan ke MK, Pakar Hukum Bilang, "Dapat Kita Pastikan Ini....".

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata