logo


Catat! Inilah Perbandingan Suara Antar Paslon Pilpres 2004 hingga 2019! Paling Telak adalah...

Susilo Bambang Yudhoyono tercatat selalu menang telak atas rivalnya.

13 Juni 2019 13:43 WIB

Joko Widodo-Ma\'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di debat pilpres terakhir, Sabtu (13/4)
Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di debat pilpres terakhir, Sabtu (13/4) Instagram @prabowo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sepanjang sejarah pilpres di Indonesia, Pilpres 2014 dan 2019 tercatat sebagai yang paling "panas".

Pasalnya, dua pilpres tersebut selalu berujung dengan protes dan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga: Tengok! Inilah Daftar Jumlah Pemilih Tahun 2004 hingga 2019! Berapa Kenaikannya?


Versi Tim Prabowo-Sandi, Paslon 01 Hanya Memperoleh Suara Sebesar...

Selain faktor media sosial yang turut andil dalam menyebar hoaks, banyak netizen berpendapat bahwa Pilpres 2014 dan 2019 menjadi "panas" lantaran selisih suara antar paslon yang tidak terlalu jauh.

Nah, benarkah dua pilpres terakhir berakhir dengan selisih total perolehan suara yang tidak terlalu jauh? Yuk bandingan dengan tahun 2004 dan 2009 Kawan Jitu!

2004: SBY-JK (60.62 persen) vs Megawati-Hasyim Muzadi (39.38 persen)

2009: SBY-Boediono (60.8 persen) vs Megawati-Prabowo (26.79 persen) vs JK-Wiranto (12.41 persen)

2014: Jokowi-JK (53.15 persen) vs Prabowo-Hatta (46.85 persen)

2019: Jokowi-Ma'ruf (55.5 persen) vs Prabowo-Sandi (44.5 persen)

Jika dibandingkan dengan era SBY, selisih perolehan suara antar paslon pada dua pilpres terakhir memang terbilang tipis (tidak pernah lebih dari 11 persen)

Mungkinkah hal ini adalah penyebab "panasnya" pilpres? Menurut Kawan Jitu?

Tengok! Inilah Daftar Jumlah Pemilih Tahun 2004 hingga 2019! Berapa Kenaikannya?

Halaman: 
Penulis : De Sukmono