logo


Sebagaian Besar Energi Pembangkit Listrik 35 MW akan Dipasok Gas

PLTG siap memasok 37 persen gas

4 Maret 2015 12:55 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rencana pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 35 ribu megawatt (MW) akan dikembangkan melalui berbagai teknologi dan juga sumber energi. Melimpahnya sumber energi Indonesia membuat pemerintah harus pintar-pintar mencari cara agar megaproyek itu rampung tepat waktu.

Salah satu sumber energi yang terbilang cocok untuk membangun pembangkit listrik berkapasitas 35 ribu MW adalah gas. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja mengatakan, Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) akan menyumbang 13 ribu MW atau 37% dari total kapasitas yang akan dibangun.

Wira melanjutkan, pasokan gas dari PLTG tersebut kurang lebih setara dengan 12 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Menurutnya, ada perubahan besar untuk program 35 ribu MW dengan dijalankannya rencana ini.


PLN Bakal Bangun Infrastruktur Gas yang Masif untuk Gantikan BBM

"Untuk mengalirkan gas ke pembangkit tersebut dibutuhkan pembangunan infrastruktur yang masif. Butuh di mana-mana, bisa ratusan lokasi supaya up date," kata Wira kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/3). Namun sampai saat ini pengembangan gas di Indonesia masih terkendala infrastruktur.

Terkait dengan pasokan gas, Wira menambahkan pemerintah sedang merencanakan untuk impor gas daam kurun 5 tahun ke depan. Hal tersebut untuk mengantisipasi terlambatnya proyek ekplorasi atas penurunan harga minyak.

"Sebagian impor dalam 5 tahun ke depan, karena kalau IDD terlambat, dengan harga minyak murah, sekarang lagi up date dengan ada perubahan, pada 2019 kami akan impor," pungkasnya

Tahun Ini, Program 35 Ribu MW Capai 44 Persen

Halaman: 
Penulis :