logo


Versi Tim Prabowo-Sandi, Paslon 01 Hanya Memperoleh Suara Sebesar...

Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin berhasil meraup 85.6 juta suara versi KPU.

13 Juni 2019 12:59 WIB

Surat Suara Pilpres 2019
Surat Suara Pilpres 2019 Kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menuding Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan kecurangan pada Pilpres 2019.

Salah satunya adalah menggelembungkan suara pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

Baca juga: Wow! 3 Politisi Ini Terus Pajang Foto Prabowo di Akun Twitternya! Salah Satunya adalah...


Jika Gibran dan Kaesang Terjun ke Politik, Ini yang Dilakukan Jokowi

Tak tanggung-tanggung, jumlah total penggelembungan suara paslon 01 versi tim Prabowo-Sandi adalah lebih dari 20 juta suara.

"Pemohon meyakini ada kecurangan pemilu yang membuat terjadinya penggelembungan dan pencurian suara yang jumlahnya di antara 16.769.369 sampai dengan 30.462.162 suara dan hal tersebut sangat berpengaruh dan merugikan perolehan suara dari Pemohon," tegas Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Uno seperti dikutip detik.com, Kamis (13/6).

Oleh karena itu, jumlah total suara paslon nomor 01 harusnya hanya sekitar 63 juta suara.

Itu berarti, pasangan capres-cawapres yang keluar sebagai pemenang pada Pilpres 2019 adalah pasangan nomor urut 02 yang tercatat meraih 68.6 juta suara.

"Untuk itu, Pemohon memohon kepada Majelis untuk memerintahkan Termohon (KPU) melakukan hal tersebut di atas dan melakukannya di seluruh TPS secara terbuka, termasuk juga tidak terbatas hanya dengan merekap seluruh daftar hadir atau formulir C7," tulis Tim Prabowo-Sandi.

Melihat hal tersebut, Tim Prabowo-Sandi meminta Pilpres 2019 diulang atau mendiskualifikasi paslon 01.

"Menetapkan Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024," pungkasnya.

Data Kemenangan Prabowo Berubah-ubah, TKN: Kayak Tebak Skor

Halaman: 
Penulis : De Sukmono