logo


Lebaran 2019, Jasa Raharja Terjunkan 2.000 Personel

Budi menjelaskan bahwa Jasa Raharja sebagai BUMN yang melayani masyarakat, tidak pernah berlibur termasuk saat Lebaran setiap tahunnya.

13 Juni 2019 12:36 WIB

Direktur Utama (Dirut) Jasa Raharja, Budi Rahardjo
Direktur Utama (Dirut) Jasa Raharja, Budi Rahardjo ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Jasa Raharja (Persero) menerjukan 2.000 personel selama Lebaran 2019 untuk memantau kasus-kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di seluruh Indonesia sekaligus memastikan anggota masyarakat yang mengalami musibah tersebut dapat segera tertangani.

“Kita juga memantau di posko nasional yang berada di Kemenhub serta posko Korlantas Polri di mana kita memantau kasus-kasus kecelakaan yang terjadi guna memastikan anggota masyarakat yang mengalami musibah tersebut dapat segera tertangani dan memperoleh kepastian jaminan dari Jasa Raharja,” ujar Direktur Utama (Dirut) Jasa Raharja, Budi Rahardjo, dikutip dari Antaranews, belum lama ini.

Budi menjelaskan bahwa Jasa Raharja sebagai BUMN yang melayani masyarakat, tidak pernah berlibur termasuk saat Lebaran setiap tahunnya.


Jasa Raharja Klaim Kecelakaan Mudik Turun 80 Persen

“Kita tetap bekerja sehingga tidak ada petugas atau staf Jasa Raharja yang cuti dan secara umum mereka masuk serta kita terjunkan ke lapangan di seluruh Indonesia,” katanya.

Budi melanjutkan, pelayanan yang cepat, tepat dan terbaik itu dibuktikan selama periode PAM Lebaran H-7 sampai dengan H+5 untuk korban meninggal dunia di lokasi kejadian dapat dibayarkan rata-rata dalam waktu satu setengah hari atau kurang dari dua hari.

“Sedangkan untuk korban luka-luka, petugas Jasa Raharja secara proaktif berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna penerbitan Surat Jaminan sehingga korban atau keluarga korban tidak perlu mengeluarkan dana untuk membayar biaya perawatannya sampai dengan batas maksimal ketentuan yang berlaku,” beber Budi.

Tak hanya itu, sambung Budi, selain menerjunkan 2.000 personel, pihaknya juga mendirikan 15 titik tempat istirahat yang bisa dipergunakan oleh masyarakat pengguna sepeda motor untuk beristirahat sejenak dan memulihkan kembali fisik dari kelelahan yang mendera.

“Kita siapkan sebanyak 15 titik baik di jalur pantura maupun pantai selatan. Dan di rest area itu kita siapkan juga tenaga medis agar masyarakat bisa melakukan pemeriksaan kesehatan, kemudian disediakan pula bengkel untuk mengecek kondisi kendaraan serta kita juga bekerja sama dengan pertamina terkait penyediaan BBM, kemudian kita siapkan juga musholla serta fasilitas untuk beristirahat di rest area tersebut,” tuntas Budi.

Sebelumnya, Jasa Raharja mengungkapkan total santunan yang diberikan kepada korban kecelakaan selama periode H-7 hingga H+5 Lebaran tahun ini mengalami penurunan 72,83 persen.

Selama periode H-7 sampai dengan H+5 atau 29 Mei 2019 hingga 11 Juni 2019, Jasa Raharja menyerahkan total santunan sebesar Rp30,3 miliar bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan.

Catat, Cara Klaim Kecelakaan Jasa Raharja Ternyata Gampang!

Halaman: 
Penulis : Riana