logo


BAPETEN Desak DPR Selesaikan Revisi UU Ketenaganukliran, Ini Penjelasan Bamsoet

Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Komisi VII DPR...

12 Juni 2019 18:45 WIB

Bambang Soesatyo.
Bambang Soesatyo. twitter @DPR_RI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Revisi Undang-undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran didesak untuk segera direalisasikan.

Desakan ini datang dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) yang bertujuan meningkatkan pemanfaatan teknologi nuklir bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Soal Kabar Gerindra Gabung Jokowi, Fadli Zon Bilang, "Sejauh yang Saya Tahu..."


Bamsoet Dorong Kemenhub Lakukan Evaluasi Penurunan Tarif Batas Atas Pesawat

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Komisi VII DPR bersama Pemerintah untuk secara bersama membahas persoalan yang belum diatur dalam UU sebelumnya seperti Rencana Induk Ketenaganukliran, Penugasan Iptek Nuklir, Keselamatan Nuklir, Keamanan Nuklir dan Garda Aman, serta Kesiapsiagaan dan penanggulangan Kedaruratan Nuklir.

“Hal ini dilakukan agar dapat dirumuskan draft dalam RUU Ketenaga Nukliran,” ujar Bamsoet di Jakarta, Rabu (12/5).

Politisi Partai Golkar ini juga mendorong Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) untuk dapat menyelesaikan ketidak sepahaman mengenai usulan memperluas pemanfaatan tenaga nuklir.

Soal Bergabung ke Jokowi, Demokrat Bilang, "Chemistry-nya Ada ya, Kenapa Tidak"

“Ini perlu dilakukan guna menjadi solusi dalam implementasi dan pengembangan nuklir jangka panjang,” pungkasnya.

 

Antisipasi Hujan Abu di Lereng Gunung Merapi, Bamsoet Imbau BPBD Bagikan Masker ke Masyarakat

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata