logo


Besok, KESDM Bakal Uji Jalan B30

B30 merupakan penggunaan bahan bakar nabati (BBN) sebanyak 30 persen untuk campuran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

12 Juni 2019 18:08 WIB

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana,
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana, Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan uji jalan (road test) Biodiesel 30 persen (B30) pada kendaraan, besok, Kamis (13/6). Sejumlah tahapan yang dilalui sebelum B30 akan diterapkan pada kendaraan.

Asal tahu saja, B30 merupakan penggunaan bahan bakar nabati (BBN) sebanyak 30 persen untuk campuran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Pencampuran BBN ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya yang sudah diterapkan yakni B20.

"Rencananya 13 Juni besok," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, di Jakarta, Rabu (12/6).


Dikenal Sebagai Pionir B20 di Dunia, Pemerintah Siapkan Road Test B30

Lebih jauh, Agung belum mau membeberkan jenis kendaraan yang bakal digunakan dalam uji coba B30.

Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral, Dadan Kusdiana. Dadan mengaku, dirinya akan menjelaskan uji coba B30 pada saat acara peluncuran.

"Bagaimana kalau 13 Juni nanti penjelasannya," tuturnya.

Sejumlah tahapan yang dilalui sebelum B30 akan diterapkan pada kendaraan. Tahapan itu antara lain B30 akan melalui berbagai macam uji standar internasional yang dikawal berbagai pihak, antara lain Kementerian ESDM, BPPT, Aprobi, Gaikindo, dan Pertamina. Mandatori penggunaan biodiesel telah bergulir sejak 2016 silam.

Dari periode tersebut produksi dan pemanfaatan biodiesel terus meningkat dari tahun ke tahun. Konsumsi domestik diharapkan meningkat melalui perluasan B20 Non PSO (public service obligation) yang diinstruksikan Presiden medio 2018.

Kementerian ESDM mencatat, pada tahun 2018 konsumsi domestrik naik 45% atau sekitar 3,75 juta kilo liter dibandingkan 2017.

Jonan: Kalau di Amerika Itu Tidak Ada Acara Halal Bi Halal, Tetapi Saya Bilang…

Halaman: 
Penulis : Riana