logo


Anies Bebaskan Pendatang Baru, Tak Ada Lagi Razia di DKI Jakarta

Anies tidak mau memperlakukan pendatang baru seperti warga kelas 2.

12 Juni 2019 15:57 WIB

Anies Baswedan (The Jakarta Post)
Anies Baswedan (The Jakarta Post)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan tidak ingin pendatang baru menjadi warga kelas dua di Ibu Kota. Karena itu, Anies tidak mau melakukan razia atau penertiban pendatang baru di DKI Jakarta.

"Kita tidak lakukan operasi-operasi di terminal, stasiun apalagi orang diperiksa, digelandang, punya KTP apa tidak. Seakan-akan yang KTP luar Jakarta seperti warga kelas dua," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta, BeritaSatu, Rabu (12/6).

Baca juga: Dituduh Biarkan Kerusuhan 22 Mei, Fadli: Fitnah Kejam!


Catat, Cara Klaim Kecelakaan Jasa Raharja Ternyata Gampang!

Menurutnya, setiap hari selalu terjadi lalu lintas pergerakan orang dari luar ke Jakarta dan dari Jakarta ke luar. Sehingga masuknya pendatang baru pascalebaran menjadi sesuatu yang normal bagi Kota Jakarta.

Sehingga kedatangan mereka, tidak lagi disambut dengan razia atau operasi penertiban KTP. Apalagi yang datang itu rakyat kecil dengan modal terbatas.

"Bukan berarti Pemprov DKI mengundang datang ke DKI Jakarta. Tidak. Kita hanya menerapkan kesetaraan seperti kota lain. Makanya layanan jasa kependudukan kita sifatnya melayani. Ketika mereka datang ke Jakarta, siapa pun kerja di sini, lalu butuh pencatatan kependudukan akan dilayani," terang Anies Baswedan.

AMPHI Lakukan Survei tentang Calon Jaksa Agung, Ini Hasilnya

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu