logo


Soal Bergabung ke Jokowi, Demokrat Bilang, "Chemistry-nya Ada ya, Kenapa Tidak"

"Kalau kita diajak dan Partai Demokrat merasa cocok"

12 Juni 2019 15:46 WIB

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan Partai Demokrat akan bergabung dengan koalisi Jokowi merupakan opsi yang mungkin terjadi.

Ia mengatakan chemistry antara Partai Demokrat dengan koalisi parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf memang ada. Hal ini membuat ia tidak menampik adanya rencana Demokrat bergabung ke Jokowi.

Baca Juga: Abu Janda ke Kivlan Zein, "Ini Harus Belajar dari Syekh Puji Nembak ABG Ranum di Bawah Umur"


Prabowo Minta Pendukung Tak Datangi MK, Demokrat: Apakah Mereka Akan Mengganggu Kesepakatan?

Heboh Istilah Setan Gundul, Fadli Zon Bilang, "Jangan Berikan Satu Spekulasi Juga pada Rakyat"

"Kalau kita diajak dan Partai Demokrat merasa cocok, chemistry-nya ada ya kenapa tidak. Ini kan untuk kepentingan rakyat. Jadi, kami berpikir kalau kami punya program, nah untuk menjalankan itu kan harus dijalankan oleh, lebih bagus dijalankan kader Partai Demokrat," kata Syarief di Gedung DPR, Jakarta (12/6).

Lebih lanjut, ia mengatakan Demokrat akan bergabung jiak memiliki kesamaan dengan partai politik lain yang mendukung Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019 ini.

"Kita nanti berkoalisi itu kan tergantung apakah Partai Demokrat menentukan sikap. Kemudian ada respons dari teman-teman koalisi 01 bagaimana. Kalau ada chemistry-nya bisa cocok, tidak tertutup kemungkinan kita gabung," sambungnya.

KPU Ajukan Kenaikan Tunjangan Kinerja Pegawai, Demokrat: Mestinya 150%

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata