logo


Habil Marati Tersangka, PPP Siapkan Bantuan Hukum

PPP selalu mengedepankan asas praduga tidak bersalah.

12 Juni 2019 15:16 WIB

Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani.
Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polda Metro Jaya menetapkan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Habil Marati sebagai tersangka yang diduga mendanai pembelian senjata api untuk membunuh empat tokoh nasional dalam kerusuhan aksi 22 Mei lalu.

Sekjen PPP, Arsul Sani menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan hukum kepada Habil Marati.

“Kalau misalnya yang bersangkutan itu atau keluarganya meminta bantuan kepada DPP PPP, tentu kami punya kewajiban untuk memberikan bantuan hukum," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (12/6).


Eks Kabais: Jika Soenarko Berbuat Makar, Boleh Potong Leher Saya

Dalam hal ini, Arsul menegaskan bahwa PPP selalu mengedepankan asas praduga tidak bersalah.

Menurutnya bantuan hukum yang diberikan merupakan suatu hal yang wajar apabila ada kader-kadernya yang sedang tersandung perkara hukum.

Pemberian bantuan hukum itu termasuk kepada Romahurmziy yang saat ini telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka kasus korupsi jual jabatan di Kementrian Agama.

"Meskipun ini bukan bantuan hukum dari DPP, tapi untuk katakanlah mencarikan tim pengacara yang baik untuk bisa mendampingi Pak Rommy," tukasnya.

Eks Danjen Kopassus Terjerat Kasus Makar, Suryo Prabowo: Kalian Punya Segalanya Tapi Jangan Hina Purnawirawan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan