logo


Bakal Segera Disidang, Eks Bos PLN: Minal Aidin Wal Faidzin

Dalam proses penyidikan terhadap Sofyan yang telah dimulai sejak 22 April 2019 telah dilakukan pemeriksaan terhadap sekitar 74 orang saksi

11 Juni 2019 23:10 WIB

Direktur Utama PT PLN nonaktif, Sofyan Basir, menggunakan rompi oranye berada di dalam mobil tahanan KPK seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/5)
Direktur Utama PT PLN nonaktif, Sofyan Basir, menggunakan rompi oranye berada di dalam mobil tahanan KPK seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/5) ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan, tersangka kasus dugaan suap proyek kerja sama PLTU Mulut Tambang Riau-1, Sofyan Basir, segera menjalani tahap persidangan, menyusul rampungnya proses penyidikan, Selasa (11/06).

"KPK telah menyelesaikan penyidikan kasus dugaan suap terkait kontrak kerja sama PLTU Riau-1 dengan tersangka SFB (Sofyan Basir), Dirut PLN. Dalam waktu dekat akan disiapkan dakwaan dan berkas-berkas untuk proses lebih lanjut persidangan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Jakarta Pusat," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Selasa (11/6).

Menurut Febri, dalam proses penyidikan terhadap Sofyan yang telah dimulai sejak 22 April 2019 telah dilakukan pemeriksaan terhadap sekitar 74 orang saksi termasuk Menteri ESDM, Ignasius Jonan, pejabat PT PLN dan anak perusahaan, pihak PT Samantaka Batubara, anggota DPR RI, mantan pengurus partai Golkar dan pihak swasta lain.


Resmi Ditahan KPK, Sofyan Basir: Doain Saja Ya...

"Penyidik telah menyerahkan tersangka dan barang bukti pada penuntut umum, sehingga proses hukum berikutnya berada pada lingkup kewenangan JPU KPK," tambah Febri.

Adapun, sambung Febri, proses pembuatan dakwaan tersebut maksimal akan dilakukan dalam waktu 14 hari kerja.

Sementara itu, usai diperiksa di gedung KPK, Sofyan pun bungkam. Dibanding berkomentar, Sofyan lebih memilih mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin.

 

Sofyan Basir Bakal Lebaran di Rutan KPK, Pengacara: Sangat Disayangkan...

Halaman: 
Penulis : Riana