logo


Klaim Punya Bukti Kuat Korupsi Menteri Agama, KPK: Kalau Bantahan Kan Sering Ya Kita Dengar...

Aliran dana ini bakal dibeberkan KPK dalam proses persidangan.

11 Juni 2019 22:59 WIB

Menteri Agama Lukman Hakim.
Menteri Agama Lukman Hakim. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku mempunyai bukti kuat adanya aliran dana ke Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Aliran dana ini bakal dibeberkan KPK dalam proses persidangan.

"Di dakwaan kami sudah susun sedemikian rupa dan sebut siapa saja pihak-pihak yang terkait di sana, nanti satu per satu akan dibuktikan dalam proses persidangan," beber juru bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Selasa (11/6).


Skandal Suap di Kemenag, Dua Penyuap Rommy Segera Diadili

Terkait bantahan Lukman sendiri soal dugaan menerima gratifikasi Rp 70 juta dari mantan Kakanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin, Febri pun menanggapinta dengan santai.

"Kalau bantahan kan sering ya kita dengar. Banyak pihak yang pernah ditangani KPK baik tersangka ataupun saksi itu kadang-kadang membantah keterangan-keterangan, silakan saja. Yang pasti tentu kami sudah punya informasi yang kami pandang cukup sampai kemudian JPU menuangkan itu ke dalam dakwaan," papar Febri.

Lebih jauh, Febri menuturkan, kemungkinan KPK juga akan menghadirkan Lukman dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta dengan terdakwa Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Haris Hasanuddin tersebut.

"Tentu, misalnya, Menag juga akan dihadirkan sebagai saksi, atau pihak-pihak lain atau bukti-bukti lain di mana KPK bisa menyimpulkan ada dugaan penerimaan uang. Ini tentu juga akan dihadirkan di persidangan," imbuh Febri.

 

 

Soal Penemuan Uang di Laci Kantornya, Menag Lukman: Semua Itu adalah Akumulasi dari...

Halaman: 
Penulis : Riana