logo


Jelang Sidang Perdana Sengketa Pemilu, Pengamat: Peluang BPN Menang Terbuka Lebar

Ini penjelasan lengkap pengamat politik

11 Juni 2019 15:52 WIB

Prabowo-Sandi
Prabowo-Sandi Instagram @rizky_irmansyah

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jelang sidang perdana sengketa Pemilu 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Pengamat Politik Universitas Telkom Dedi Kurnia Syah menilai peluang Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi untuk menang terbuka lebar.

Dengan catatan, BPN bisa menghadirkan bukti-bukti kuat di persidangan. Meskipun begitu, ia mengatakan akan sulit jika mengulang pemilu kembali.

Baca Juga: Andi Arief: Pengkhianat dalam Koalisi Adalah yang Menggerakan Premanisme


BPN Persoalkan Jabatan Ma'ruf di Bank, TKN Bilang, "10 Ribu Kali Manuver Kalau Tidak Ada Kaitan..."

Akui Intensitas Pertemuan dengan Partai Koalisi Berkurang, BPN: Wajar, Kalau Kemarin Kan...

"Peluang BPN terbuka lebar, selama sanggup menghadirkan bukti di persidangan, hanya saja dari tujuh tuntutan, ada yang terlalu berat terpenuhi yakni mengulang Pemilu. Karena tentu berbiaya tinggi dan menguras energi yang luar biasa," kata Dedi yang diwartakan Teropongsenayan.com (11/6).

Sebetulnya, BPN secara tidak langsung memiliki angin segar karena hampir semua parpol di kubu 02 maupun 01 mengajukan gugatan ke MK.

"Ini penanda bahwa secara dominan parpol mengaku ada jejak kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu. Hanya saja, lebih banyak tafsir kecurangan itu mendasar pada pelaksanaan. Tidak menyeluruh sejak pra pelaksanaan, semisal pelanggaran etika kampanye hingga menguatkan money politic," pungkasnya.

Akui Intensitas Pertemuan dengan Partai Koalisi Berkurang, BPN: Wajar, Kalau Kemarin Kan...

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata