logo


Divonis 8 Tahun Penjara, Eks Bos Pertamina: Saya Mengingatkan Direksi BUMN Saat Ini, Kalau Niatnya Baik…

Hakim meyakini Karen telah menyalahgunakan jabatan untuk melakukan investasi.

11 Juni 2019 11:02 WIB

Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan
Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan Liputan6.com/Herman Zakharia

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan, akhirnnya divonis hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan kurungan karena dianggap melakukan korupsi atas akuisisi Pertamina terhadap blok migas Basker Manta Gummy (BMG) di Australia.

Majelis hakim dalam putusan menyatakan tindak pidana korupsi dilakukan Karen bersama-sama dengan eks Direktur Keuangan Pertamina, Ferederick ST Siahaan; eks Manajer Merger dan Akuisisi Pertamina, Bayu Kristanto; serta Legal Consul and Compliance Pertamina, Genades Panjaitan.

Hakim meyakini Karen telah menyalahgunakan jabatan untuk melakukan investasi.


Kisah Heroik Petugas Satgas Pertamina Layani Pemudik

Terkait putusan vonis itu, Karen pun menegaskan akan naik banding. Menurutnya, banyak fakta persidangan yang dinilai tidak digunakan majelis hakim untuk memutuskan perkara ini. Ia pun menilai, dirinya seharusnya bebas.

“Banyak sekali fakta persidangan tidak terpakai, yang penting saya melakukan akuisisi untuk Pertamina, bukan untuk yang lain. Saya itu harusnya bebas, jadi saya tidak mengerti kenapa bisa 8 tahun (penjara),” kata Karen, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (10/6).

Mudik 2019, Pertamina Alirkan 652 Ribu Liter BBM

Halaman: 
Penulis : Riana