logo


Wamen ESDM: Flow Meter Harus Dipasang Tahun Ini, Siapa Kontraktornya Terserah

Arcandra tak menampik proses pemasangan flow meter ini memang terkendala

11 Juni 2019 10:46 WIB

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra tahar, meminta pemasangan alat ukur monitoring lifting migas atau flow meter oleh SKK Migas kembali dilakukan di tahun ini sesuai ketentuan yang ada.

“Ini harus jalan, harus dipasang tahun ini. Kita kan regulator, cara masangnya terserah, siapa kontraktornya terserah. Tapi ini malah GE aja kalah. Entah kalah atau dikalahkan. Intinya Permen di kita masih berlaku," jelas Arcandra, di Jakarta, Senin (10/6).

Adapun, Permen yang dimaksud, yakni Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 Tahun 2016 Tetang Sistem Monitoring Produksi Minyak Bumi Berbasis Online Real Time pada Fasilitas Produksi Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.


Mudik 2019, Pertamina Alirkan 652 Ribu Liter BBM

Lebih jauh, Arcandra tak menampik proses pemasangan flow meter ini memang terkendala. Pasalnya kata dia, proses pemasangan flow meter membutuhkan kontraktor yang kredibel serta berpengalaman.

Sementara itu, Dwi Soetjipto, Kepala SKK Migas, mengatakan, saat ini pemasangan flow meter masih dihentikan sambil menunggu proses hukum yang dilalui lantaran perusahaan yang memenangkan tender pengadaan dan pemasangan flow meter justru menggugat SKK Migas ke Arbitrase karena SKK Migas dianggap telah menyalahi kontrak.

“Kami ikutin saja jalur hukum. karena flow meter tidak perform, ya kami test test. Akurasinya enggak sesuai yang diharapkan. Kita lihat nanti, ikutin saja, karena sudah masuk ke ranah hukum jadi kita ikuti prosesnya saja,” kata Dwi.

Anies Tuding Udara Jakarta Kotor Gara-gara PLTU, Begini Respon PLN

Halaman: 
Penulis : Riana