logo


Melihat Kesempatan Jokowi dan Prabowo Bertemu di Sidang Perdana MK

Pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto menjadi hal yang ditunggu-tunggu publik. Mungkinkah mereka bertemu dalam sidang?

11 Juni 2019 10:03 WIB

Ilustrasi gedung Mahkamah Konstitusi.
Ilustrasi gedung Mahkamah Konstitusi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto menjadi hal yang ditunggu-tunggu publik. Pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 17 April 2019, keduanya belum pernah bertemu secara langsung.

Ditengah tensi politik yang memanas, pertemuan keduanya akan memberi angin sejuk dalam dunia perpolitikan. Apalagi, di akar rumput sendiri pembelahan pandangan sudah cukup terasa dan tidak surut walaupun Pilpres sudah usai dilaksanakan.

Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing, menilai, antara Jokowi dan Prabowo dibutuhkan pertemuan yang lebih natural ketimbang pertemuan yang seolah dipaksakan oleh sejumlah tokoh lain. Apalagi, adanya wacana perwakilan tokoh untuk melakukan rekonsiliasi.


BPN Persoalkan Jabatan Ma'ruf di Bank, KPU: Semuanya Memenuhi Syarat

"Sebagai seorang komunikolog Indonesia, saya berpendapat bahwa pertemuan dalam setting natural jauh lebih efektif daripada pertemuan rekayasa (dirancang) oleh pihak ketiga," kata Emrus Sihombing, di Jakarta, BeritaSatu, Selasa (11/6).

Menurutnya, pertemuan secara natural antara Jokowi dan Prabowo sebenarnya bisa terjadi dalam sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) segera dimulai di Mahkamah Konstitusi (MK). Pada saat itu, akan hadir para pihak, yaitu termohon KPU, pemohon dari Paslon 02, dan tentu pihak terkait dari Paslon 01.

Bicara Gelandangan Politik, Gerindra Bahas Pihak yang Membuat Onar di Kubunya

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu