logo


Izinkan Parpol Luar Bergabung Koalisi, TKN Tak Mau Parpol Ikut Pemerintahan tapi Suara Oposisi

TKN ingin partai opisisi bisa menyatukan visi misi dan bisa membangun chemistry dengan parpol di koalisi Jokowi

11 Juni 2019 02:15 WIB

Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani
Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani Rmol

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani, mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan ada partai pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang akan bergabung.

"Tidak bisa dinihilkan kemungkinan bahwa pemerintahan yang akan datang itu di luar yang berkoalisi itu ada tambahan. Itu tidak bisa kita nihilkan, tapi kan ini semua kewenangannya ada pada presiden terpilih yang dibantu oleh wakil presiden terpilih," ucap Arsul di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Senin (10/6).

Sekjen PPP ini ingin partai opisisi bisa menyatukan visi misi dan bisa membangun chemistry dengan parpol di koalisi Jokowi.


Minta Demokrat Hati-hati Mengeluarkan Pernyataan Politik, TKN: Narasi yang Senapas dan Gak Kontra Produktif

"Sebab satu hal yang kita sepakati di koalisi Koalisi Indonesia Kerja (KIK), kita enggak mau ke depan ada partai koalisi, dia ikut dalam pemerintahan tapi suaranya di DPR kaya oposisi atau bahkan lebih oposisi daripada oposisi seperti zamannya pemerintahannya Pak SBY itu loh. Kita enggak mau seperti itu, enggak fair," katanya.

BPN Persoalkan Jabatan Ma'ruf Amin di Bank, TKN: Memang Gue Pikirin

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata