logo


Cina Balas Serangan Amerika soal Pasar Teknologi

Sekarang, masing-masing dari kedua negara adidaya tampaknya membuat senjata ekonomi baru untuk membidik satu sama lain.

10 Juni 2019 10:50 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. REUTERS

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Cina baru saja memanggil perusahaan teknologi raksasa Samsung dari Korea Selatan, dan Microsoft dan Dell asal Amerika Serikat, untuk memperingatkan mereka bahwa mereka bisa terkena imbas serius jika mendukung larangan administratif Amerika mengenai penjualan teknologi penting untuk Perusahaan Cina.

Pertemuan itu diadakan pada hari Selasa dan Rabu pekan lalu. Diberitakan Tek.id (9/6), pertemuan itu terjadi segera setelah Beijing mengumumkan, bahwa mereka sedang menyusun daftar perusahaan dan individu yang "tidak dapat diandalkan".

Daftar itu secara luas dilihat sebagai cara untuk membalas balik pada pemerintahan Trump karena keputusannya untuk memutuskan Huawei, raksasa elektronik Cina, dari penjualan teknologi Amerika. Amerika Serikat menuduh Huawei mencuri rahasia dagang dan melakukan pengawasan atas nama Beijing.


Ancaman Serius Kembali Resahkan Pengguna Windows Tua

Di dalam pertemuan itu juga ada pembuat semikonduktor ARM dari Inggris dan SK Hynix dari Korea Selatan.

Dilansir dari The New York Times (8/6), Dominic Carr, Juru Bicara Microsoft di Seattle, menolak mengomentari pertemuan tersebut, demikian juga Phil Hughes, perwakilan ARM dan Dave Farmer, juru bicara Dell.

Setali tiga uang, perwakilan untuk Samsung dan SK Hynix tidak menanggapi permintaan komentar.

Bulan Depan, Cina Bisa Gunakan Jaringan 5G Lewat Ponsel ZTE

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu