logo


Muncul Petisi Cabut Kewarganegaraan Habib Rizieq, FPI: Itu Bukan Urusan Gorengan Opini

Berikut ulasannya

8 Juni 2019 12:04 WIB

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq.
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq. Fpi.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebuah petisi online di laman charge.org yang isinya meminta status kewarganegaraan Indonesia milik Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab dicabut.

Petisi tersebut dibuat oleh akun bernama 7inta Putih dengan judul "Cabut Status WNI Rizieq Shihab".

Menanggapi petisi tersebut, Sekretaris Umum FPI, Munarman mengatakan petisi tersebut dibuat oleh orang yang iseng saja.


Aksi Demo Ricuh, Ruhut: Sekarang Cuci Tangan Mengatakan karena Provokator Luar

"Siapapun bisa buat petisi online, orang yang nggak jelas pun asal bisa, asal bisa ngetik dan main gadget. Bahkan anak SD juga bisa," katanya.

Munarman kemudian dengan tegas mengatakan bahwa isi petisi yang menyebut Habib Rizieq berafliasi dengan ISIS merupakan fitnah.

"Pengantar petisi jelas-jelas fitnah menyatakan HRS (Habib Rizieq Syihab) berafiliasi dengan ISIS. Semua orang yang mengerti tentang mahzab pasti tahu dan paham posisi HRS. Jadi ini orang bodoh yang asal jeplak dan kebodohan tersebut menular berantai melalui media sosial online," ucapnya.

Menanggapi tentang pencabutan kewarganegaraan, Munarman menjelaskan bahwa hal tersebut bukanlah urusan opini, tapi persoalan hukum.

"Urusan cabut kewarganegaraan itu bukan urusan online dan bukan urusan gorengan opini, tapi itu urusan hukum. Yang tidak mengerti hukum kewarganegaraan hanya akan menebar kebodohan. Saat ini memang zaman banyaknya ruwaibidah tampil, makanya kebodohan merajalela," pungkas Munarman.

Muncul Petisi Tuntut Cabut Status WNI Rizieq Shihab, Ini Kata FPI

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma