logo


Hati-hati! One Way Trans Jawa Rawan Kecelakaan

Kapolri: tahun ini one way terpanjang hampir 200 km

31 Mei 2019 15:27 WIB

Kapolri Tito Karnavian
Kapolri Tito Karnavian Dok. NTMC Polri

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dengan didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol. Refdi Andri, Asops Kapolri Irjen Pol Martuani Sormin serta Kapolda Jabar Irjen Pol.Rudi Sufahriadi memantau perkembangan arus mudik lebaran di pos Pol Cikopo Polres Purwakarta.

Seperti dilansir dari laman NTMC Polri, sama seperti tahun lalu Operasi Ketupat saat ini berjalan relatif baik. Ditambah dengan infrastruktur yang ada, maka bisa dilaksanakan rekayasa.

“Tahun ini kita melaksanakan one way terpanjang, hampir 200 km sampai Jakarta. One way atau contraflow sangat berarti untuk diskresi kemacetan yang panjang.” terang Kapolri, Kamis (31/5).


Ada Apa! Di Sepanjang Jalur Pantura Dilarang Putar Balik

One way tambah Kapolri akan menimbulkan permasalahan tersendiri khususnya di pintu tol. Karena untuk operasi kemanusiaan, maka keuntungan menjadi nomor dua dan tol bisa dibebaskan.

“Problem lain yaitu rest area, maka kami harap pengelola dibantu petugas terkait bersama+sama mengelola menjadi one stop shopping. Disitu ada petugas kesehatan, tempat makan, toko souvernir serta toilet yang memadai. Sehingga menarik pemudik untuk masuk kedalam rest area.” imbuhnya.

Dengan diterapkan kebijakan tersebut maka arus mudik otomatis mudik akan berjalan lancar. Tapi yang perlu diwaspadai adalah jalan lurus panjang dan waktu mengemudi yang relatif lama, dapat mengakibatkan kecelakaan.

“Untuk jalur arteri, problemnya adalah restoran, pasar tumpah, pangkalan ojeg dan andong yang mengakibatkan arus tidak lancar. Maka, tempatkan anggota untuk mengatur di titik tersebut.” pungkasnya.

Kapolri berharap tahun ini dengan adanya infrastruktur dan rekayasa yang lebih baik, kerjasama yang lebih sinergi one way di Jawa Barat diharapkan berjalan lancar. Turut hadir Menkes Nila Moeloek, Menhub Budi Karya Sumadi, Kabasarnas, Pangdam III Siliwangi serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Mudik Pakai Bajaj, Polda Metro Jaya: Jangan!

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman
 
×
×