logo


Periode Kedua Jokowi, Periode Pembangunan SDM Milenial

Menperin : 2030 kita akan jadi 10 negara ekonomi terkuat di dunia

31 Mei 2019 10:33 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dok. Kemenperin

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan setelah periode pertama pemerintahan Presiden Jokowimenitikberatkan pada pembangunan infrastruktur, maka pada periode kedua ini akan lebih fokus dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama di sektor industri.Hal ini diungkapkan menjadi pembicara pada acara Nikkei Forum di Tokyo, Jepang, Kamis (30/5) waktu setempat.

“Karena kami memperoleh bonus demografi. Keunggulan dengan banyaknya populasi anak muda di angkatan kerja, yang terdiri dari generasi milenial dan generasi Z yang siap memimpin di era ekonomi digital,” ungkapnya.

Memanfaatkan bonus demografi tersebut, Indonesia akan menargetkan menjadi salah satu dari 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030. Bahkan, pada tahun 2045 atau bertepatan dengan peringatan 100 tahun Kemerdekaan Indonesia, diproyeksi untuk kekuatan ekonominya mampu menempati peringkat ke-4 dunia.


Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Jasa Raharja Lakukan Transformasi Pelayanan

“Untuk menyongsong bonus demografi dan menciptakan SDM yang kompeten di sektor industri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah melakukan beberapa program strategis, antara lain adalah pendidikan vokasi link and match, pelatihan 3in1, serta pembangunan politeknik di kawasan-kawasan industri,” paparnya.

Melalui program tersebut, SDM yang disiapkan dapat langsung bekerja di berbagai sektor industri, sehingga tenaga kerja diciptakan sudah sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini. Hal ini sesuai dengan implementasi dari program prioritas yang terdapat di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0.

Lewat Millenial Tourism Corner, Menpar Ajak Anak Muda Promosi Wisata Kuliner

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman