logo


Mahfud MD Samakan Teror MK Sekarang dengan 2009

Mahfud menegaskan bahwa MK tidak bisa diintervensi oleh pemerintah

29 Mei 2019 20:45 WIB

Mahfud MD
Mahfud MD Kompas

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, mengatakan bahwa situasi politik usai pemilu saat ini sama seperti dengan Pilpres 2009. Kala itu, Mahfud masih menjabat sebagai Ketua MK.

“Saya pernah jadi hakim MK. Sama menghadapi situasi sekarang. Ketika Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) menang (Pemilu 2009), lalu digugat Bu Mega yang berpasangan dengan Prabowo (dan) digugat oleh JK yang berpasangan dengan Pak Wiranto waktu itu. Situasinya sama seperti ini. MK diteror,” kata Mahfud dalam Dialog Kebangsaan dan Seruan Perdamaian di Universitas Alma Ata, Bantul, Yogyakarta, Rabu (29/5).

Seperti diwartakan kumparan, Mahfud menyebut saat itu MK dituduh didikte oleh pemerintah. Mahfud menegaskan bahwa MK tidak bisa diintervensi oleh pemerintah.


Dituduh Pemilu Terburuk Sepanjang Sejarah, Ini Reaksi Bawaslu

“Saya katakan ndak mungkin MK diintervensi karena mekanisme sangat ketat, sidang terbuka, hakimnya sembilan membuka semua. Enggak bisa seorang presiden memanggil Ketua MK lalu akan menentukan keputusan, itu ndak bisa,” jelasnya.

Saat Mahfud masih menjabat sebagai Ketua MK disebut pernah dipanggil SBY ke Cikeas pukul 01.00 WIB. Hal itu membuat MK didemo selama seminggu.

Prabowo Plesiran, BPN Minta TKN Jangan Baper

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata