logo


Mantap! Kementerian PUPR Bedah Rumah Warga Korban Tsunami di Lampung Selatan

Total anggaran program rumah swadaya dalam APBN 2019 sendiri sebesar Rp 4,28 triliun.

28 Mei 2019 13:31 WIB

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan bantuan perbaikan rumah sebanyak 360 unit, termasuk 55 unit rumah di Desa Way Muli Induk, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan yang terkena dampak bencana tsunami pada Desember 2018 lalu.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan bantuan perbaikan rumah sebanyak 360 unit, termasuk 55 unit rumah di Desa Way Muli Induk, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan yang terkena dampak bencana tsunami pada Desember 2018 lalu. KemenPUPR

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan bantuan perbaikan rumah sebanyak 360 unit, termasuk 55 unit rumah di Desa Way Muli Induk, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan yang terkena dampak bencana tsunami pada Desember 2018 lalu.

Bantuan tersebut diberikan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang dikenal dengan istilah bedah rumah yang bertujuan untuk terus mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Indonesia.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, saat meninjau program BSPS di Lampung Selatan baru-baru ini mengatakan, salah satu Desa yang terkena dampak terparah dari tsunami adalah Desa Way Muli Induk di Kabupaten Lampung Selatan.


Ini Keunggulan JPO Ramah Lingkungan yang Baru Diresmikan Kementerian PUPR di Solo

Ia berharap, program BSPS dapat memberikan dampak positif bagi warga korban bencana tsunami di Lampung Selatan khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Dikatakan Khalawi, bantuan bedah rumah tersebut merupakan bagian dari program BSPS yang disalurkan untuk 360 unit rumah di Kabupaten Lampung Selatan yang tersebar di dua kecamatan dan 12 desa/ kelurahan.

Pada tahun 2019, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 78,75 miliar untuk meningkatkan kualitas rumah sebanyak 4.500 unit di Provinsi Lampung melalui program BSPS.

Khalawi menyatakan, dalam program BSPS pemerintah memang tidak memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai, namun berupa bahan bangunan. Dalam pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat dengan membentuk kelompok untuk memperbaiki atau membangun rumah secara gotong royong.

“Nantinya tukang yang mengerjakan juga bisa diberikan upah jika memang diperlukan. Dengan demikian mereka tidak terbebani untuk mengeluarkan biaya untuk upah kerja tukang,” terangnya.

Kementerian PUPR Selesaikan Pembangunan Rumah untuk Zohri

Halaman: 
Penulis : Riana