logo


Libur Panjang Lebaran, PLN: Biasanya Kami Dapat Rp 4 T, Sekarang Diperkirakan...

Penurunan konsumsi listrik ini diakibatkan berhentinya kegiatan bisnis dan industri karena pemberlakuan libur Lebaran.

27 Mei 2019 20:10 WIB

Ilustrasi, gedung PLN.
Ilustrasi, gedung PLN. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) memproyeksikan bahwa pendapatan perusahaan akan anjlok hingga 40 persen pada Lebaran tahun ini. Selain itu juga, secara otomatis pasokan listrik yang disuplai juga menurun mencapai 30%-50% dari beban puncak 5.100 MW menjadi sekitar 2.600 MW.

General Manager PT Perusahaan Listrik Negara Distribusi Jakarta Raya, M. Ikhsan Asaad, mengungkapkan, penurunan konsumsi listrik saat Lebaran itu menggerus pendapatan PLN hingga 40 persen.

Adapun, kata dia, pada kondisi normal, pendapatan PLN di kisaran Rp 4 triliun per bulan. Dengan penurunan konsumsi listrik tersebut pendapatan PLN diperkirakan turun Rp 1,6 triliun.


Libur Idulfitri, PLN Akan Matikan 20 Pembangkit Listrik

‎"Itu akan menggerus pendapatan sekitar 30 persen hingga 40 persen. Biasanya kami dapat Rp 4 triliun sebulan. Jadi itu akan tergerus," ungkap Ikhsan, di Jakarta, Senin (17/5).

Ikhsan mengungkapkan, penurunan konsumsi listrik ini diakibatkan berhentinya kegiatan bisnis dan industri karena pemberlakuan libur Lebaran.

Dalam porsi jumlah pelangan, kategori bisnis dan industri hanya 30 persen, namun dalam porsi konsumsi listrik 2 sektor tersebut memegang porsi 60 persen sampai 70 persen.

"Perkantoran, apartemen, dan industri itu memang 30% tetapi pemakaian listriknya hingga 70% dari total 5.100 MW, kira-kira ada 800 pelanggan bisnis kami. Kalau libur, industri dan bisnis, langsung anjlok. Kkemarin libur dua hari saja sudah anjlok," papar Ikhsan.

Ia pun mengatakan, pihaknya akan mengejar penurunan penjualan pada periode berikutnya, dengan membuat program penambahan daya, diskon tarif penggunaan listrik diluar beban puncak oleh pelanggan industri, penyambungan pelanggan baru dan penyediaan pasokan listrik untuk pagelaran acara.

"Kita perbanyak marketing pelanggan baru, penambah listrik premium, kita penambahannya 18 ribu pelanggan perbulan, penambahan rata-rata di pinggiran. Proyek proyek kita gunakan power bank, konser-konser, acara-cara seperti PRJ itu saja yang buat nambah, kalau pelanggan baru kecil kecil," tutupnya, dikutip dari Liputan6.com.

Ramadan, PLN Bagikan 1.000 Alquran di Aceh

Halaman: 
Penulis : Riana