logo


SKK Migas-Inpex Sepakat Garap Masela, Jonan: Pembahasan Sampai 18 Tahun Lho, Saya Terharu

Nilai investasi pengembangan Blok Masela akan mencapai sekitar US$ 20 miliar

27 Mei 2019 19:52 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, kembali bertemu dengan CEO Inpex Corporation, Takayuki Ueda, di Tokyo. Dalam pertemuan tersebut, berhasil mencapai sejumlah kesepakatan strategis dengan Inpex Corporation, untuk pengembangan lapangan gas raksasa Masela.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, kembali bertemu dengan CEO Inpex Corporation, Takayuki Ueda, di Tokyo. Dalam pertemuan tersebut, berhasil mencapai sejumlah kesepakatan strategis dengan Inpex Corporation, untuk pengembangan lapangan gas raksasa Masela. KESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, kembali bertemu dengan CEO Inpex Corporation, Takayuki Ueda, di Tokyo, Senin (27/5). Sejumlah poin strategis berhasil disepakati, yang memungkinkan lapangan gas raksasa ini bisa segera dikembangkan.

Jonan tiba di Tokyo dari lawatan sebelumnya ke Houston, Amerika Serikat. Pertemuan ini merupakan pertemuan lanjutan dari pertemuan Jonan dengan Ueda pada 16 Mei di Tokyo.

Pada pertemuan 16 Mei lalu, berhasil disepakati kerangka final Plan of Development (PoD) Blok Masela di Laut Arafuru, Maluku. Dan, pertemuan hari ini membahas negosiasi detil dari kerangka tersebut, sehingga perjanjian antara pemerintah Indonesia dan Inpex Corporation Jepang bisa segera ditandatangani.


Sambangi Markas Chevron, Jonan Finalisasi Proyek Migas Laut Dalam

Dalam pertemuan kali ini Jonan didampingi Duta Besar RI untuk Jepang, Arifin Tasrif; Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto; Wakil Kepala SKK Migas, Sukandar; dan, Deputi Perencanaan SKK Migas, Jafee Suardin.

"Nilai investasi pengembangan Blok Masela akan mencapai sekitar US$ 20 miliar. Kedua pihak berhasil mencapai win-win solution dengan skema bagi hasil, dimana pemerintah sekurangnya mendapat bagian 50%," ungkap Jonan, dalam keterangan resminya, Senin (27/2).

Kesepakatan final yang bersejarah tersebut ditandai dengan penandatanganan Minute of Meeting oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda, disaksikan Jonan.

Adapun, penandatanganan perjanjian antara Pemerintah Indonesia dan Inpex Corporation, kata Jonan, direncanakan dilaksanakan pada pertemuan negara-negara G20 di Jepang dalam waktu dekat.

"Akhirnya INPEX dan SKK MIGAS sepakat atas pokok-pokok pengembangan blok Masela sore ini di Tokyo. Pembahasan telah berlangsung sejak 18 tahun yang lalu lho. Nilai investasi antara US$ 18-US$ 20 miliar dengan pembagian yang fair bagi negara RI dan kontraktor. Saya sampai terharu," beber Jonan.

 

Jadi Saksi Sofyan Basir, Bos Pertamina Dipanggil KPK Lagi

Halaman: 
Penulis : Riana