logo


Masih Banyaknya Praktik Rentenir Berkedok Koperasi, Kemenkop UKM Gelar Pelatihan Pendamping Koperasi

"Pelatihan ini sebagai tindakan preventif untuk memberi edukasi terkait pengelolaan koperasi yang benar"

27 Mei 2019 18:42 WIB

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto
Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto Jitunews/Khairul

DENPASAR, JITUNEWS.COM - Kementerian Koperasi dan UKM meningkatkan pelatihan bagi aparatur pembina dan pendamping koperasi. Pelatihan ini dilakukan atas dasar masih terjadinya praktik rentenir berkedok koperasi atau munculnya koperasi bodong dengan penawaran investasi ilegal.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto mengatakan pemahaman akan perkoperasian dari para aparatur yang bertugas di lapangan dapat mencegah praktik ilegal yang dilakukan oleh koperasi.

Baca Juga: Ditanya Calon Menteri di Kabinetnya, Ma'ruf Bilang, "Itu Urusannya Pak Jokowi"


Guna Wujudkan KUMKM Naik Kelas, Kemenkop UKM Gelar Uji Kompetensi Pendamping UMKM

Menurutnya tindakan pencegahan melalui pelatihan sangat perlu,  sebab para pembina dan pendamping adalah pihak yang langsung berhubungan dengan pelaku koperasi.  

"Pelatihan ini sebagai tindakan preventif untuk memberi edukasi terkait pengelolaan koperasi yang benar. Jika pembina dan pendamping sudah paham,  dapat membagikan ilmu yang diterimanya kepada koperasi di wilayah kerjanya," kata Rulli saat membuka Pelatihan Perkoperasian Bagi Aparatur Pembina, Pendamping dan Pekerja Film di Denpasar, Bali,  Senin (27/5).

Rully menambahkan pemahaman yang baik terhadap perkoperasian dengan sendirinya memberi tanggung jawab bagi pengurus untuk mengelola koperasi secara benar dan sehat.  

Bahas Koperasi Masa Kini, Prof Rully Indrawan: Gojek atau Grab Tidak Harus Memiliki Ribuan...

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata