logo


Ratusan Mahasiswa Minta Amien Rais Bertanggung Jawab Atas Kericuhan 21-22 Mei di Jakarta

Berikut ulasannya

27 Mei 2019 14:58 WIB

Konsolidasi Mahasiswa Jakarta (KMJ) saat melakukan unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Indosat, Gambir, Jakarta, Senin (27/5).
Konsolidasi Mahasiswa Jakarta (KMJ) saat melakukan unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Indosat, Gambir, Jakarta, Senin (27/5). Doc Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pendiri Partai Amanant Nasional (PAN) Amien Rais Cs didesak bertanggung jawab atas insiden kericuhan gerakan people power alias Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) pada 21 - 22 Mei di Jakarta.

Desakan itu disampaikan oleh ratusan massa Konsolidasi Mahasiswa Jakarta (KMJ) saat melakukan unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Indosat, Gambir, Jakarta, Senin (27/5).

"Bapak Amien Rais dan kroninya harus bertanggung jawab atas insiden 21 - 22 Mei karena aksi itu berujung rusuh dan ugal-ugalan memakan korban. Para perusuh pantas untuk ditindak tegas, mahasiswa siap jaga NKRI," ujar Koordinator KMJ Dafa saat berorasi.


Gugat ke MK, TKN: Bambang Widjojanto Jangan Kebanyakan Drama

Dalam hal ini, Dafa meminta kepada pemerintah untuk mengusut dalang dibalik kerusuhan 21 - 22 Mei di Jakarta. Karena, kata dia, aksi anarkis tersebut nampak seperti by desain dan merembet di beberapa lokasi.

"Aktor dalang dibalik kerusuhan 21 - 22 Mei harus segera diungkap karena sengaja membuat kegaduhan, keonaran, perusakan fasilitas umum. Provokator people power ajakan perang badar ini harus ditangkap," tuturnya.

"Kerusuhan gak bakal mengubah hasil Pilpres," imbuhnya..

Dafa juga mengingatkan agar independensi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) bisa dijaga saat mengadili dan memutus perkara sengketa hasil Pilpres 2019. Pihaknya menyakini MK tidak akan terpengaruh terhadap tekanan massa dari pendukung Prabowo - Sandi.

Arteria Dahlan Dukung Polisi Tangkap Musstofa Nahrawardaya

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma