logo


BNP2TKI Gaet Ikopin, Gelar Tes Calon Pekerja Migran ke Korea

Kerjasama pemerintah ini terjamin, kontrak mereka lima tahun delapan bulan dan gajinya Rp 21 juta per bulan

27 Mei 2019 05:54 WIB

Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI)
Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Istimewa

SUMEDANG, JITUNEWS.COM – Untuk kedua kalinya, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menggandeng Institut Manajemen Koperasi Indonesia (Ikopin) terkait program rekruitmen pekerja migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan.

Penanggung jawab rekrutmen PMI untuk Korea Selatan, Dandan Irawan, mengatakan, penyaluran tenaga kerja itu merupakan program "G to G" atau kerjasama langsung Pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan.

"Kerjasama pemerintah ini terjamin, kontrak mereka lima tahun delapan bulan dan gajinya Rp 21 juta per bulan," kata Dandan, seperti diwartakan Antara, Kamis (23/5) lalu.


BNP2TKI dan BNI Gelar Bazar Murah dan Pameran Produk PMI Purna

Ia menuturkan, keterlibatan Ikopin dalam penyelenggaraan rekrutmen ini sebagai upaya mendukung program pemerintah sekaligus menyediakan tempat seleksi wawancara, skill test dan psikal tes.

Dadan pun melanjutkan, calon pekerja migran yang mengikuti seleksi mencapai 24 ribuan orang dari berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk beberapa daerah perbatasan provinsi.

"Dari mereka yang daftar ini kita seleksi, setelah mengikuti tes bahasa, dan lolos selanjutnya penempatan kerja di sana," kata Dandan.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI, Arini Rahyuwati, mengatakan, semua warga Indonesia yang ingin bekerja ke Korea Selatan harus berada pada koridor employement permit system dengan point system.

"Calon PMI itu pun harus lulus ujian yang diberikan oleh HRD Korea dan disetujui oleh MOEL. hanya yang lulus tes yang diperbolehkan melamar kerja ke Korea," kata Arini, sebagaimana diwartakan jabar.tribunnews.com.

BNP2TKI: Banyak Keuntungan dari Kerja Sama Antara Korsel dengan Indonesia

Halaman: 
Penulis : Riana