logo


Senjata Amien Rais Saat Hadapi Polisi (Tulis Opinimu)

Tulis opinimu di kolom komentar!

26 Mei 2019 03:31 WIB

Amien Rais.
Amien Rais. net

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais sempat menunjukkan buku berjudul 'Jokowi People Power' kepada wartawan saat memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi oleh Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana, Jumat (24/5).

Buku itu seolah menjadi senjata baginya dalam menghadapi penyidik.

"Maksud kami ini people power bukan yang mengganti rezim, tapi people power yang enteng-entengan (ringan-ringan)," ujar Amien Rais saat konferensi pers di Polda Metro Jaya (24/5).


Sandi Sebut Gugatan ke MK atas Tuntutan Rakyat, Ruhut: Keinginan Elite Pendukungmu

Amien Rais menegaskan, people power yang ia maksud dilindungi oleh undang-undang, sejauh tak ada kehancuran yang muncul akibatnya.

Menurut Amien, people power sebagai gerakan konstitusional, demokratis, dan dijamin oleh Hak Asasi Manusia.

"Gerakan yang sampai menimbulkan kehancuran bagi negara itu jelas tidak boleh," ucapnya seperti yang dikutip Jitunews dari Tempo (24/5).

TANGGAPAN TKN

Menanggapi hal itu, juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily angkat bicara.

"(Amien Rais) coba mencari perhatian di depan media dengan membawa buku berjudul 'Jokowi People Power'," kata Ace seperti yang diberitakan Detik, Jumat (24/5).

Ace menduga Amien Rais sendiri belum membaca buku tersebut. Ia mengatakan narasi 'people power' dalam buku tersebut berbeda dengan definisi Amien Rais.

"Nampaknya Amien Rais belum membaca buku itu, karena people power yang ada di buku itu jauh berbeda dengan ajakan dugaan makar people power Amien Rais," ujarnya.

"Pertama, buku 'People Power' itu bukan dibuat oleh Jokowi, seperti yang coba disimbolkan oleh Amien, melainkan dibuat oleh Bimo Nugroho dan M Yamin Panca. Jadi Amien Rais mencoba menyesatkan publik dalam hal ini," sebut Ace.

"Kedua, isi buku tersebut justru menjelaskan 'people power' adalah kekuatan rakyat yang berbentuk dukungan melalui mekanisme pemilu yang sah dan resmi kepada Jokowi, sosok yang bukan berasal dari elite politik," imbuh dia.

Hal ini, lanjut Ace, berbeda dengan narasi people power yang dibangun Amien untuk melawan hukum. Bahkan, menurut dia, people power ala Amien Rais justru merugikan masyarakat.

"Tentu berbeda dengan people power yang digaungkan Amien Rais yang jelas melawan hukum. Amien mengajak rakyat tidak percaya terhadap institusi hukum dan negara dengan cara turun ke jalan, yang kita semua tahu kemarin berakhir ricuh dan merugikan 'people' (warga DKI asli dan para pedagang dijarah)," kata dia.

Karena itu, ia menegaskan Amien menyesatkan publik. Amien juga dinilai mau membohongi publik dengan sengaja membawa-bawa buku 'Jokowi People Power'.

"Amien benar-benar menyesatkan publik dengan istilah people power. Termasuk mengelabui publik dengan buku 'Jokowi People Power' yang ia bawa," tegas Ace.

*Tulis opinimu terkait hal ini di kolom komentar ya, Kawan Jitu!

(ctr)

Respons Amien Rais, Andi Arief: People Power Enteng-entengan Itu Abu-abu

Halaman: