logo


Sambangi Markas Chevron, Jonan Finalisasi Proyek Migas Laut Dalam

Proyek Indonesia Deepwater Development merupakan salah satu PSN yang menjadi fokus pemerintah untuk dapat segera diwujudkan.

24 Mei 2019 21:57 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, melakukan finalisasi pengembangan proyek minyak dan gas (migas) laut dalam Indonesia (Indonesia Deepwater Development/IDD) dengan Chevron, di Kantor Pusat Chevron, Houston Amerika Serikat (AS), pada Jumat (24/5).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, melakukan finalisasi pengembangan proyek minyak dan gas (migas) laut dalam Indonesia (Indonesia Deepwater Development/IDD) dengan Chevron, di Kantor Pusat Chevron, Houston Amerika Serikat (AS), pada Jumat (24/5). SKK Migas

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melanjutkan pembahasan proyek Indonesia Deepwater Development (IDD).

Rombongan pemerintah dipimpin langsung Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, melakukan pembahasan finalisasi pengembangan yang dioperatori oleh Chevron, Jumat (24/5).

Pertemuan tersebut didampingi Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Amerika Serikat, Mahendra Siregar; Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Sukandar; Konsul Jenderal RI di Houston, Nana Yuliana; dan, Staf Khusus Menteri ESDM, Eddi Hariyadhi.


Disambangi Jonan, Conoco Philips Komit Lanjutkan Operasi di Blok Corridor

Proyek yang terdiri atas lapangan gas pada wilayah kerja eksplorasi Rapak dan Ganal di Selat Makassar ini, telah dilakukan pembahasan mengenai keekonomian sejak 2008. Namun, pembahasannya sempat terhenti beberapa kali.

Proyek Indonesia Deepwater Development merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi fokus pemerintah untuk dapat segera diwujudkan.

Oleh karenanya, pembahasan lanjutan antara Wakil Negara RI dan manajemen tertinggi Chevron ini perlu dilakukan untuk dapat memastikan penanganan proyek IDD sesuai harapan tersebut.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengungkapkan pentingnya pertemuan tersebut untuk mempercepat berjalannya proyek Indonesia Deepwater Development.

"Pemerintah ingin proyek Indonesia Deepwater Development bisa dipercepat, dan bisa memberikan keekonomian yang terbaik bagi negara dan juga investor, demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, " tutur Dwi, dalam keterangan resminya, Jumat (24/5).

Libur Idulfitri, PLN Akan Matikan 20 Pembangkit Listrik

Halaman: 
Penulis : Riana