logo


Masih Yakin Beli Smartphone Huawei Setelah Kejadian Ini?

Insiden perang dagang antara Huawei dan AS berdampak ke penjual yang tidak mau menjual Huawei.

24 Mei 2019 15:04 WIB

Huawei P30 Pro
Huawei P30 Pro The Verge

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Belakangan ini, keadaan Huawei makin terpuruk setelah mereka di tangguhkan oleh layanan Google, Intel, Qualcomm, Broadcom, Microsoft bahkan ARM. Hal inilah yang membuat para pedagang mulai menolak menjual perangkat Huawei.

Di Singapura sendiri, dalam satu hari biasanya ada sekitar lima orang yang menjual kembali ponsel Huawei mereka. Namun jumlahnya meningkat empat kali lipat dalam dua hari belakangan.

Melansir dari Tek.id, Kamis (23/5), hal yang sama juga terjadi di toko online khusus pre-loved Carousell. Kabarnya di toko online itu penjualan ponsel Huawei bekas meningkat dua kali lipat dari biasanya. Meski begitu tidak disebutkan berapa banyak iklan penjualan yang ditayangkan di sana.


WhatsApp Akan Tayangkan Iklan Mulai Tahun Depan

Hal yang sama juga terjadi di negara lain di Asia Tenggara yakni, Filipina. Sejumlah pedagang di negara itu mulai menjauhkan diri dari produk-produk Huawei.

Penjualan Huawei di toko lokal pun mengalami penurunan signifikan. Sebuah laporan menyebut terjadi penurunan sekitar 50 hingga 70 persen. Dilaporkan pula ada 15.000 perangkat Huawei yang dikembalikan ke Amazon selama beberapa hari terakhir.

Darius Mobile Legends, Dikira 'Hero Bocah' Ternyata Skillnya Mematikan

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu